Benjolan di Miss V Bernanah? Awas Gejala Abses Bartholin Berbahaya!

gejala abses bartholin 1_3_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Muncul benjolan di Miss V yang disertai nanah? Waspada, bisa jadi ini tanda atau gejala dari abses bartholin lho!

Ya, abses bartholin sendiri merupakan infeksi yang terjadi pada kelenjar bartholin yang berperan dalam menghasilkan cairan pelumas dan menjaga kelembapan vagina.

Pada umumnya, gejala abses bartholin bisa berkembang dengan cepat dan menimbulkan rasa tidak nyaman yang signifikan. Mari simak apa saja gejalanya berikut ini!

Apa Itu Abses Bartholin?

Abses bartholin adalah kondisi lanjutan dari kista bartholin yang terinfeksi bakteri, seperti bakteri yang menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK) dan infeksi menular seksual (IMS).

Infeksi ini bisa menyebabkan peradangan hebat, hingga terbentuknya kantong nanah di sekitar kelenjar bartholin.

Kantung nanah ini bisa muncul secara tiba-tiba. Tanpa penanganan medis yang tepat, abses bisa membesar, pecah, dan menimbulkan komplikasi serius.

Gejala Abses Bartholin yang Perlu Wanita Waspadai

Gejala abses bartholin, umumnya lebih berat dibanding kista biasa. Beberapa tanda yang sering muncul bisa berupa:

  • Benjolan di salah satu sisi bibir vagina yang terasa lunak atau keras
  • Nyeri saat duduk, berjalan, atau bahkan saat berhubungan intim
  • Pembengkakan dan kemerahan di area vagina
  • Keluar nanah berbau tidak sedap
  • Demam atau rasa tidak enak badan
  • Area Miss V terasa panas dan sensitif saat disentuh

Jika Anda mengalami satu atau beberapa gejala di atas, sebaiknya segeralah memeriksakan diri ke dokter ahli untuk penanganan medis yang tepat.

Bahaya Mengabaikan Gejala Abses Bartholin

Mengabaikan gejala abses bartholin tidak hanya membuat rasa tidak nyaman semakin parah, tetapi juga bisa berbahaya bagi kesehatan. Berikut dampak buruknya:

1. Nyeri Kronis pada Vagina

Abses bartholin yang tidak terobati, bisa menyebabkan peradangan berkepanjangan. Akibatnya, nyeri pada area Miss V bisa:

  • Menjadi kronis
  • Mengganggu aktivitas sehari-hari
  • Mengganggu aktivitas seksual

2. Meningkatkan Risiko Infeksi Lebih Luas

Infeksi pada kelenjar bartholin, berpotensi menyebar ke jaringan di sekitarnya. Jika tidak tertangani, bakteri bisa masuk lebih dalam dan memperparah kondisi.

3. Infeksi Berulang pada Kelenjar Bartholin

Penanganan medis yang terlambat atau tidak tepat, bisa membuat abses mudah kambuh. Infeksi berulang pada kelenjar bartholin bisa menyebabkan:

  • Pembentukan jaringan parut
  • Menyulitkan proses penyembuhan di kemudian hari
gejala abses bartholin 2_4_11zon
Ilustrasi seorang wanita yang mengalami gejala abses bartholin

Langkah Medis Mengatasi Infeksi Kelenjar Bartholin

Penanganan gejala abses bartholin harus sesuai dengan tingkat keparahan infeksi. Berikut beberapa langkah medis yang dokter Klinik Apollo Jakarta biasanya lakukan:

1. Pemeriksaan fisik dan menegakkan diagnosis oleh dokter ahli

2. Pemberian antibiotik yang sesuai dengan penyebab infeksi dan kondisi pasien

3. Tindakan medis untuk mengeluarkan nanah bila abses sudah membesar

4. Edukasi perawatan area intim agar infeksi tidak kambuh

Dengan penanganan medis yang dilakukan secara profesional, aman, dan menjaga privasi pasien, Anda akan lebih nyaman.

Oleh karena itu, jangan pernah ragu untuk berkonsultasi dan mengambil langkah penanganan yang tepat dengan bantuan dokter berpengalaman.

Baca Juga: Penyebab Kelenjar Bartholin Bengkak: Waspadai Gejala & Risiko

Atasi Gejala Abses Bartholin dan Cegah Komplikasi Serius di Klinik Apollo Jakarta

Dengan mengenali gejala abses bartholin lebih awal, dapat membantu wanita untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah komplikasi serius.

Jangan khawatir! Anda bisa berkonsultasi dengan profesional medis berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.

Dokter terbaik kami, bisa membantu melakukan pemeriksaan menyeluruh dengan fasilitas medis yang lengkap, modern, dan juga steril.

Sehingga, dokter bisa memberikan perawatan medis yang sesuai dengan kondisi pasien secara keseluruhan.

Selain itu, kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang memudahkan pasien untuk berkonsultasi kapan saja.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]

Layanan ini juga bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis!⇒ [WhatsApp Dokter]

Jadi, tunggu apalagi? Segeralah dapatkan penanganan medis yang tepat dengan bantuan dokter yang berpengalaman.

| | |

Reservasi Online

Anda dapat melakukan Reservasi secara online, tim Klinik Sentosa akan menghubungi Anda dalam waktu maks 1x24 jam ke depan.
Chat Dokter
Klinik kulit dan kelamin terpercaya di Jakarta