Kenapa Kencing Sakit dan Urine Keruh? Ini Penyebabnya

kencing sakit dan urine keruh 1_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Kenapa kencing sakit dan urine keruh? Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan pada saluran kemih. Rasa sakit atau perih saat buang air kecil disebut sebagai disuria, sedangkan urine yang tampak keruh dapat terjadi karena adanya sel darah putih, bakteri, darah, kristal, atau zat lain di dalam urine.

Salah satu penyebab yang cukup sering adalah infeksi saluran kemih (ISK). Namun, kencing sakit dan urine keruh tidak selalu terjadi akibat infeksi saluran kemih, sehingga pemeriksaan tetap perlu untuk mengetahui penyebab yang mendasarinya.

Apa Arti Kencing Sakit dan Urine Keruh?

Kencing sakit biasanya serasa sebagai rasa perih saat urine keluar, nyeri pada saluran kencing, rasa ingin buang air kecil lebih sering, keinginan buang air kecil secara mendesak, dan nyeri atau tidak nyaman di perut bagian bawah.

Sementara itu, urine keruh bisa terlihat seperti putih, pekat, atau tidak jernih seperti biasanya. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), infeksi kandung kemih bisa menyebabkan rasa terbakar saat buang air kecil serta urine yang keruh, berdarah, atau berbau kuat.

Penyebab Kencing Sakit dan Urine Keruh

Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa menyebabkan kencing terasa sakit dan urine keruh tersebut, antara lain:

1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Infeksi saluran kemih (ISK) terjadi ketika bakteri masuk dan berkembang biak di saluran kemih. Kondisi ini bisa terjadi pada uretra, kandung kemih, ureter, atau ginjal. Gejalanya bisa berupa:

  • Kencing terasa sakit atau terbakar
  • Sering ingin buang air kecil
  • Urine keruh atau berbau lebih kuat
  • Nyeri di perut bawah
  • Terkadang terdapat darah dalam urine

Centers for Diseases Control and Prevention (CDC), menjelaskan bahwa rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil merupakan salah satu gejala yang bisa muncul pada ISK.

2. Infeksi Kandung Kemih

Infeksi kandung kemih atau sistitis merupakan salah satu bentuk ISK yang paling umum. Kondisi ini umumnya terjadi akibat bakteri, yang masuk ke kandung kemih.

Selain urine keruh dan kencing sakit, seseorang bisa mengalami rasa ingin buang air kecil terus-menerus meskipun urine yang keluar hanya sedikit. Jika infeksi tidak tertangani, bakteri bisa menyebar menuju ginjal.

3. Batu Saluran Kemih

Batu pada ginjal atau saluran kemih, bisa menyebabkan iritasi dan rasa sakit saat buang air kecil. Pada umumnya, batu juga bisa menyebabkan darah masuk ke dalam urine, sehingga warna urine berubah atau tampak tidak jernih.

Gejala bisa berbeda berdasarkan ukuran dan lokasi batu. Beberapa orang juga mengalami nyeri hebat di pinggang, punggung, perut, atau selangkangan.

4. Infeksi pada Uretra

Peradangan atau infeksi pada uretra, bisa menyebabkan rasa perih saat buang air kecil. Kondisi ini bisa berkaitan dengan bakteri penyebab ISK, maupun infeksi menular seksual (IMS).

Jika kencing sakit muncul bersamaan dengan cairan yang keluar dari penis atau vagina, luka pada area genital atau memiliki riwayat hubungan seksual berisiko, pemeriksaan untuk IMS mungkin diperlukan.

5. Infeksi Ginjal

Infeksi ginjal atau pielonefritis, bisa berkembang dari infeksi yang awalnya terjadi pada kandung kemih. Kondisi ini biasanya menimbulkan gejala yang lebih berat.

Menurut NIDDK, gejalanya bisa berupa kencing sakit, urine keruh atau berbau, demam dan menggigil, mual atau muntah, serta nyeri pada punggung, pinggang, atau sisi tubuh.

Apakah Urine Keruh Selalu Berarti ISK?

Tidak selalu. Urine keruh bisa memiliki berbagai penyebab. Oleh karena itu, warna atau tampilan urine saja tidak cukup untuk memastikan seseorang mengalami ISK.

Apabila urine keruh hanya terjadi sesekali tanpa keluhan lain, penyebabnya bisa berbeda. Namun, jika urine keruh muncul bersama kencing sakit, sering buang air kecil, nyeri perut bawah, darah dalam urine, atau demam, sebaiknya lakukan pemeriksaan.

Diagnosis infeksi menular seksual bisa melibatkan pemeriksaan urine, seperti urinalisis dan kultur urine, sesuai dengan kondisi pasien.

Kapan Kencing Sakit dan Urine Keruh Perlu Diperiksa?

Sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter berpengalaman, terutama keluhan keluhan:

  • Tidak membaik atau semakin berat
  • Demam dan menggigil
  • Nyeri pinggang atau punggung
  • Mual dan muntah
  • Darah dalam urine
  • Menyebabkan sulit buang air kecil
  • Sering kambuh
  • Keluar cairan abnormal dari penis atau vagina

Demam, menggigil, nyeri pinggang, serta mual atau muntah bisa menjadi tanda infeksi yang sudah melibatkan ginjal dan membutuhkan penanganan segera.

Pentingnya Pemeriksaan Kencing Sakit dan Urine Keruh

Untuk mengetahui penyebab kencing sakit dan urine keruh, dokter bisa melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang sesuai gejala.

Pemeriksaan urine bisa membantu mengetahui adanya tanda peradangan, darah, atau bakteri. Pada kondisi tertentu, dokter juga bisa menyarankan kultur urine atau pemeriksaan lain untuk mencari penyebab keluhan.

Berdasarkan pengalaman tim medis Klinik Apollo Jakarta, keluhan saat buang air kecil sebaiknya tidak hanya tertangani berdasarkan gejala. Mengetahui penyebabnya terlebih dahulu membantu menentukan penanganan yang sesuai.

Jika kencing sakit dan urine keruh terus terjadi, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan yang tepat.

kencing sakit dan urine keruh 2_11zon
Ilustrasi pemeriksaan kencing sakit dan urine yang tampak keruh

Kesimpulan

Kenapa kencing sakit dan urine keruh? Kondisi tersebut bisa terjadi karena infeksi saluran kemih, infeksi kandung kemih, batu saluran kemih, infeksi uretra, hingga infeksi ginjal. Gejala yang menyertai bisa membantu dokter, untuk menentukan pemeriksaan yang dokter perlukan.

Jangan mengabaikan kencing sakit, terutama jika urine keruh, darah, demam, atau nyeri pinggang. Pemeriksaan medis bisa membantu mengetahui penyebab dan menentukan penanganan yang sesuai.

FAQ Seputar Kencing Sakit dan Urine Keruh

1. Apakah Kencing Sakit dan Urine Keruh Pasti ISK?

Tidak selalu. ISK merupakan salah satu penyebab yang umum, tetapi kondisi lain seperti batu saluran kemih atau infeksi uretra juga bisa menimbulkan keluhan serupa.

2. Apakah Urine Keruh Bisa Kembali Normal Sendiri?

Urine keruh bisa terjadi karena berbagai faktor. Jika hanya berlangsung sementara tanpa gejala lain, penyebabnya mungkin tidak serius. Namun, jika muncul rasa sakit saat kencing atau keluhan lain, sebaiknya diperiksa.

3. Apakah Kencing Sakit dan Urine Keruh Harus Minum Antibiotik?

Tidak semua kasus membutuhkan antibiotik. Antibiotik digunakan untuk infeksi bakteri tertentu dan sebaiknya diperiksa berdasarkan penilaian dokter. CDC menyebutkan bahwa tenaga kesehatan bisa menentukan apakah seseorang mengalami ISK dan antibiotik yang sesuai.

4. Kapan Kencing Sakit dan Urine Keruh Perlu Segera Diperiksa?

Segera periksakan diri jika keluhan disertai demam, menggigil, nyeri pinggang atau punggung, mual, muntah, atau kondisi tubuh yang memburuk karena bisa mengarah pada infeksi ginjal.

5. Apakah Kencing Sakit Bisa Disebabkan oleh IMS?

Bisa. Beberapa IMS bisa menyebabkan peradangan pada uretra, sehingga menimbulkan rasa sakit saat buang air kecil. Jika terdapat cairan abnormal dari penis atau vagina atau ada faktor risiko IMS, dokter bisa mempertimbangkan pemeriksaan terkait.

Baca Juga: Kenapa Perut Bagian Bawah Sakit? Ini Penyebabnya

Konsultasikan dengan Dokter Tentang Kencing Sakit dan Urine Keruh di Klinik Apollo Jakarta

Rasa sakit pada saat buang air kecil dan urine keruh, bisa menyebabkan masalah kesehatan yang membutuhkan penanganan medis yang tepat.

Jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta untuk mendapatkan informasi yang tepat.

Dengan fasilitas dan peralatan medis yang lengkap, bisa membantu dokter untuk memberikan diagnosis dan juga pengobatan yang akurat.

Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]

Layanan ini tersedia melaui Chat WhatsApp, yang bisa memudahkan pasien dalam berkonsultasi online dengan dokter ahli kami.⇒ [WhatsApp Dokter]

Tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

| | |

Reservasi Online

Anda dapat melakukan Reservasi secara online, tim Klinik Sentosa akan menghubungi Anda dalam waktu maks 1x24 jam ke depan.
Chat Dokter
Klinik kulit dan kelamin terpercaya di Jakarta