Kencing Sakit Setelah Lepas Kateter: Penyebab dan Solusi
Klinik Apollo, Jakarta – Kencing sakit setelah lepas kateter merupakan keluhan yang bisa terjadi setelah penggunaan kateter urine. Kondisi ini biasanya menimbulkan rasa perih, panas, atau tidak nyaman saat buang air kecil.
Kateter urine adalah selang tipis yang digunakan, untuk mengalirkan urine dari kandung kemih ke kantong penampung. Setelah kateter dilepas, sebagian orang dapat mengalami iritasi sementara pada saluran kemih.
Namun, keluhan yang menetap atau semakin parah juga bisa menandakan infeksi saluran kemih (ISK) atau gangguan lainnya. Oleh karena itu, penting untuk mengenali penyebabnya agar penanganan sesuai dengan kondisi yang mendasarinya.
Daftar Isi
ToggleApa Penyebab Kencing Sakit Setelah Lepas Kateter?
Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan rasa sakit saat kencing setelah lepas kateter, antara lain:
1. Iritasi pada Saluran Kemih
Pemasangan dan pelepasan kateter bisa menimbulkan iritasi ringan pada uretra atau saluran yang mengalirkan urine keluar dari tubuh. Akibatnya, urine bisa terasa perih ketika melewati area yang masih sensitif.
Keluhan ini umumnya berangsur membaik. Namun, jika rasa sakit semakin berat atau tidak kunjung mereda, pemeriksaan dokter sangatlah penting Anda lakukan.
2. Infeksi Saluran Kemih (ISK)
Penggunaan kateter dapat meningkatkan risiko masuknya bakteri ke saluran kemih. Infeksi ini bisa menimbulkan gejala seperti:
- Rasa panas atau perih saat buang air kecil
- Sering ingin kencing meskipun urine yang keluar sedikit
- Urine keruh atau berbau menyengat
- Nyeri pada perut bagian bawah
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), penggunaan kateter merupakan salah satu faktor risiko infeksi saluran kemih terkait kateter. Oleh karena itu, keluhan setelah pelepasan keteter perlu diperhatikan, terutama jika disertai gejala lain.
3. Peradangan pada Uretra
Uretra bisa mengalami peradangan akibat gesekan selama pemasangan kateter atau karena infeksi tertentu. Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri saat kencing, rasa tidak nyaman di ujung penis atau area kemaluan, dan terkadang keluarnya cairan yang tidak biasa.
Jika terdapat cairan bernanah atau keluhan muncul setelah hubungan seksual berisiko, dokter bisa mempertimbangkan pemeriksaan untuk infeksi menular seksual (IMS).
4. Kandung Kemih Belum Kosong Sepenuhnya
Setelah lepas kateter, sebagian orang mengalami kesulitan mengosongkan kandung kemih. Kondisi ini disebut retensi urine dan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman atau nyeri di perut bagian bawah.
Keluhan yang perlu Anda waspadai meliputi aliran urine lemah, kencing sedikit-sedikit, rasa penuh di kandung kemih, atau sulit mengeluarkan urine.
5. Gangguan yang Menjadi Alasan Pemasangan Kateter
Rasa sakit saat kencing juga bisa berkaitan dengan kondisi yang menyebabkan kateter perlu dipasang sejak awal, seperti pembesaran prostat, penyempitan uretra, atau gangguan fungsi kandung kemih.
Dengan demikian, dokter perlu menilai apakah keluhan berasal dari iritasi setelah kateter dilepas atau dari masalah yang sudah ada sebelumnya.
Cara Mengatasi Kencing Sakit Setelah Lepas Kateter
Penanganan bergantung pada penyebab dan tingkat keparahan gejala. Beberapa langkah berikut dapat membantu, antara lain:
1. Minum Air Putih Secukupnya – Cukupi kebutuhan cairan agar tubuh tetap terhidrasi dan urine tidak terlalu pekat. Namun, jika dokter membatasi asupan cairan karena penyakit tertentu, ikuti anjuran tersebut.
2. Jangan Menahan Kencing – Buang air kecil ketika muncul dorongan untuk kencing. Hindari memaksakan diri mengejan terlalu kuat, karena hal tersebut bisa menambah ketidaknyamanan. Jika urine tidak bisa keluar sama sekali, segera cari pertolongan medis.
3. Hindari Produk yang Memicu Iritasi – Untuk sementara, kurangi konsumsi kopi, minuman berkafein, dan alkohol jika terasa memperburuk keluhan. Hindari pula penggunaan sabun yang mengandung pewangi atau produk pembersih yang bisa mengiritasi area kemaluan.
4. Gunakan Obat Sesuai Anjuran Dokter – Dokter dapat memberikan obat pereda nyeri atau antibiotik jika terdapat indikasi infeksi bakteri. Antibiotik tidak selalu perlu untuk setiap keluhan setelah lepas kateter. Jangan menggunakan antibiotik sisa atau membeli obat secara sembarangan, karena pengobatan harus sesuai dengan penyebabnya.
5. Lakukan Pemeriksaan Jika Keluhan Berlanjut – Jika rasa sakit tidak membaik, semakin parah, atau muncul dengan gejala lain, dokter bisa melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebabnya. Pemeriksaan lebih awal membantu mencegah komplikasi apabila terdapat infeksi atau gangguan pengeluaran urine.
Pemeriksaan untuk Mengetahui Penyebabnya
Dokter bisa menyarankan pemeriksaan berikut sesuai dengan gejala dan riwayat penggunaan kateter:
- Pemeriksaan urine
- Kultur urine
- Pemeriksaan fisik
- Pengukuran sisa urine
- Pemeriksaan tambahan seperti tes darah atau pencitraan
Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), pemeriksaan urine dan kultur urine bisa membantu mengevaluasi infeksi saluran kemih. Dokter akan menentukan pemeriksaan yang sesuai berdasarkan kondisi pasien.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Penting untuk segera cari pertolongan medis apabila kencing sakit setelah lepas kateter disertai dengan beberapa keluhan berikut:
- Demam atau menggigil
- Nyeri pada pinggang atau punggung bagian samping
- Darah dalam urine dalam jumlah banyak atau gumpalan darah
- Nyeri perut bagian bawah yang berat
- Kesulitan mengeluarkan urine atau tidak bisa kencing sama sekali
Gejala tersebut bisa menandakan infeksi atau gangguan pengeluaran urine yang memerlukan penanganan segera.
Berdasarkan prinsip pemeriksaan medis, keluhan setelah pelepasan kateter sebaiknya tidak dianggap selalu normal. Jika rasa perih menetap atau muncul gejala baru, konsultasikan dengan dokter agar penyebabnya bisa diketahui secara tepat.
Di Klinik Apollo Jakarta, pasien bisa berkonsultasi untuk mengevaluasi keluhan saluran kemih dan memperoleh rekomendasi pemeriksaan serta penanganan sesuai hasil evaluasi dokter.
FAQ Seputar Kencing Sakit Setelah Lepas Kateter
1. Apakah Normal Kencing Terasa Sakit Setelah Lepas Kateter?
Rasa perih ringan bisa terjadi akibat iritasi sementara pada uretra. Namun, nyeri yang berat, semakin parah, atau disertai demam dan kesulitan kencing perlu diperiksa dokter.
2. Berapa Lama Rasa Sakit Setelah Kateter Dilepas akan Hilang?
Keluhan ringan bisa membaik dalam waktu singkat, tetapi durasinya bergantung pada kondisi saluran kemih dan penyebab keluhan. Jika tidak membaik dalam 24-48 jam atau justru memburuk, hubungi dokter untuk mendapatkan evaluasi.
3. Apakah Kencing Sakit Setelah Lepas Kateter Selalu Menandakan Infeksi?
Tidak. Keluhan bisa disebabkan iritasi atau peradangan tanpa infeksi. Pemeriksaan urine dan evaluasi dokter dapat membantu membedakan penyebabnya.
4. Apakah Boleh Minum Antibiotik Sendiri Setelah Kateter Dilepas?
Tidak dokter anjurkan. Antibiotik hanya bisa Anda gunakan jika ada indikasi yang sesuai dan harus mengikuti resep dokter agar pengobatan tepat serta mengurangi risiko resistensi antibiotik.
5. Apa yang Harus Pasien Lakukan Jika Tidak Bisa Kencing Setelah Lepas Kateter?
Segera periksa ke fasilitas kesehatan atau instalasi gawat darurat. Ketidakmampuan mengeluarkan urine dapat menandakan retensi urine akut yang memerlukan penanganan segera.
Baca Juga: Kencing Sakit Keluar Cairan Kuning: Penyebab dan Obatnya
Periksakan Masalah Kencing Sakit Setelah Lepas Kateter di Klinik Apollo Jakarta
Penting untuk mengenali penyebab kencing sakit setelah lepas kateter, dengan bantuan dokter berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.
Dokter terbaik kami bisa mengevaluasi kondisi Anda, dengan fasilitas dan juga peralatan medis yang lengkap. Dengan begitu, dokter bisa memberikan perawatan yang sesuai dengan diagnosis yang akurat.
Jangan cemas! Anda juga bisa berkonsultasi dengan tim medis kami menggunakan layanan Konsultasi Dokter Online.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]
Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat WhatsApp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis.⇒ [WhatsApp Dokter]
Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.
Artikel Terbaru
- Kencing Sakit Setelah Lepas Kateter: Penyebab dan Solusi Oktober 14, 2026
- Kencing Sakit Terus Menerus? Kenali Penyebabnya Oktober 13, 2026
- Apakah Kencing Sakit Merupakan Gejala HIV? Ini Faktanya Oktober 12, 2026
- Kenapa Kencing Sakit dan Ingin Kencing Terus? Ini Penyebabnya Oktober 11, 2026
- Kencing Sakit dan Sakit Pinggang? Waspadai 5 Penyakit Ini Oktober 9, 2026
Alamat Klinik Apollo
Jl. Pangeran Jayakarta No.115, RT.9/RW.7, Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730
Email: info@klinikapollojakarta.com
Phone: 0821-1099-9870
Whatsapp: 0821-1099-9870
Office Hours:
Senin s/d Minggu
Pukul: 09.00-19.00 WIB





