Nyeri saat Berkemih Setelah Berhubungan Intim? Awas Infeksi Kelamin!
Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Merasakan nyeri saat berkemih setelah berhubungan intim, adalah keluhan yang cukup sering terjadi pada pria maupun wanita.
Meski terlihat sepele, kondisi ini bisa menjadi tanda infeksi yang memerlukan pemeriksaan medis, terutama jika disertai gejala lainnya.
Agar tidak salah langkah, yuk kenali berbagai kondisi yang dapat memicu nyeri saat berkemih setelah berhubungan seksual di bawah ini!
Daftar Isi
TogglePenyebab Nyeri saat Berkemih Usai Berhubungan Intim
Ada berbagai faktor atau kondisi medis yang bisa menyebabkan rasa nyeri saat kencing, terutama setelah berhubungan seksual. Berikut di antaranya:
1. Infeksi Menular Seksual (IMS)
Beberapa jenis infeksi menular seksual, bisa menyebabkan nyeri saat buang air kecil setelah melakukan hubungan intim, di antaranya:
- Gonore (kencing nanah)
- Klamidia
- Trikomoniasis
- Herpes genital
Infeksi ini biasanya disertai gejala tambahan seperti keluar cairan dari kelamin, gatal, lecet, atau muncul luka lepuh (terutama pada herpes).
2. Infeksi Saluran Kemih (ISK)
Berhubungan intim dapat mendorong bakteri masuk ke uretra sehingga memicu infeksi saluran kemih, terutama pada wanita. Gejalanya meliputi:
- Rasa panas atau nyeri saat berkemih
- Anyang-anyangan
- Sering buang air kecil tapi urine sedikit
- Urine berbau menyengat
3. Iritasi atau Luka pada Uretra
Gesekan saat hubungan seksual, dapat menyebabkan iritasi maupun luka ringan pada saluran kencing.
Kondisi ini bisa memicu rasa perih sementara, yang membaik dalam 1-2 hari. Namun, jika nyeri tidak kunjung hilang, bisa jadi ini bukan sekedar iritasi.
Bahaya Mengabaikan Nyeri saat Berkemih Usia Bercinta
Nyeri saat berkemih usai berhubungan seksual, bisa jadi tanda dari berbagai jenis infeksi yang menular atau tidak menular. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan:
1. Penyebaran Infeksi Organ Reproduksi – Infeksi yang menyebabkan nyeri kencing, bisa memyebar ke organ reproduksi dan memicu komplikasi serius seperti kemandulan.
2. Risiko Penularan Infeksi ke Pasangan – Jika penyebabnya adalah IMS, penularan ke pasangan dapat terjadi dengan sangat mudah.
3. Rasa Tidak Nyaman Berulang Setelah Berhubungan Intim – Mengabaikan sakit kencing usia bercinta, juga bisa membuat keluhan ini terjadi terus menerus setiap berhubungan.
Semakin lama tidak terobati, kondisi ini juga bisa semakin parah. Obat-obatan yang sembarangan, mungkin hanya akan memberikan kenyamanan sementara.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter berpengalaman seperti di Klinik Utama Sentosa, terutama jika Anda mengalami beberapa gejala berikut:
- Nyeri berkemih yang berlangsung lebih dari 1-2 hari
- Keluar cairan tidak normal dari kelamin
- Anyang-anyangan atau urine keruh
- Rasa perih berkepanjangan di area genital
- Luka, lepuh, atau kemerahan mencurigakan
- Nyeri setiap selesai berhubungan intim
Dokter akan memastikan penyebabnya melalui pemeriksaan dan tes laboratorium bila diperlukan.
Baca Juga: Jangan Anggap Remeh! Ini Dia Penyebab Sakit Kencing pada Wanita
Jalani Perawatan untuk Mengatasi Nyeri saat Berkemih di Klinik Utama Sentosa
Nyeri saat berkemih, biasanya terjadi karena infeksi saluran kemih atau infeksi menular seksual yang perlu mendapatkan penanganan yang tepat.
Namun, jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di Klinik Utama Sentosa.
Dokter terbaik kami bisa memberikan perawatan dan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, untuk menentukan penyebab pastinya.
Anda juga bisa berkonsultasi dengan tim medis kami secara gratis, melalui layanan Konsultasi Dokter Online.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]
Layanan ini bisa Anda akses kapan dan di mana saja, melalui Chat Whatsapp yang beroperasi selama 24 jam, gratis!⇒ [WhatsApp Dokter]
Jadi, tungu apalagi? Segeralah konsultasika kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.
Artikel Terbaru
- Gatal pada Selangkangan Wanita Berulang, Ini yang Harus Anda Lakukan! Februari 20, 2026
- Tak Hanya Karena Gesekan! Luka Lecet pada Kemaluan Wanita Bisa Dipicu Hal Ini Februari 19, 2026
- Terapi Medis Menyembuhkan Sifilis, Apakah Bisa Sembuh Total? Ini Penjelasannya! Februari 18, 2026
- Krioterapi Kutil Kelamin, Solusi Tepat Menghilangkan Kutil Membandel! Februari 17, 2026
- Jangan Sepelekan! Luka di Miss V Bisa Jadi Tanda Penyakit Menular Lho Februari 16, 2026
Alamat Klinik Apollo
Jl. Pangeran Jayakarta No.115, RT.9/RW.7, Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730
Email: info@klinikapollojakarta.com
Phone: 0812-1230-6882
Whatsapp: 0812-1230-6882
Office Hours:
Senin s/d Minggu
Pukul: 09.00-19.00 WIB





