Nyeri saat Berkemih Setelah Berhubungan Intim? Awas Infeksi Kelamin!

nyeri saat berkemih 1_4_11zon

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Merasakan nyeri saat berkemih setelah berhubungan intim, adalah keluhan yang cukup sering terjadi pada pria maupun wanita.

Meski terlihat sepele, kondisi ini bisa menjadi tanda infeksi yang memerlukan pemeriksaan medis, terutama jika disertai gejala lainnya.

Agar tidak salah langkah, yuk kenali berbagai kondisi yang dapat memicu nyeri saat berkemih setelah berhubungan seksual di bawah ini!

Penyebab Nyeri saat Berkemih Usai Berhubungan Intim

Ada berbagai faktor atau kondisi medis yang bisa menyebabkan rasa nyeri saat kencing, terutama setelah berhubungan seksual. Berikut di antaranya:

1. Infeksi Menular Seksual (IMS)

Beberapa jenis infeksi menular seksual, bisa menyebabkan nyeri saat buang air kecil setelah melakukan hubungan intim, di antaranya:

  • Gonore (kencing nanah)
  • Klamidia
  • Trikomoniasis
  • Herpes genital

Infeksi ini biasanya disertai gejala tambahan seperti keluar cairan dari kelamin, gatal, lecet, atau muncul luka lepuh (terutama pada herpes).

2. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Berhubungan intim dapat mendorong bakteri masuk ke uretra sehingga memicu infeksi saluran kemih, terutama pada wanita. Gejalanya meliputi:

  • Rasa panas atau nyeri saat berkemih
  • Anyang-anyangan
  • Sering buang air kecil tapi urine sedikit
  • Urine berbau menyengat

3. Iritasi atau Luka pada Uretra

Gesekan saat hubungan seksual, dapat menyebabkan iritasi maupun luka ringan pada saluran kencing.

Kondisi ini bisa memicu rasa perih sementara, yang membaik dalam 1-2 hari. Namun, jika nyeri tidak kunjung hilang, bisa jadi ini bukan sekedar iritasi.

Bahaya Mengabaikan Nyeri saat Berkemih Usia Bercinta

Nyeri saat berkemih usai berhubungan seksual, bisa jadi tanda dari berbagai jenis infeksi yang menular atau tidak menular. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan:

1. Penyebaran Infeksi Organ Reproduksi – Infeksi yang menyebabkan nyeri kencing, bisa memyebar ke organ reproduksi dan memicu komplikasi serius seperti kemandulan.

2. Risiko Penularan Infeksi ke Pasangan – Jika penyebabnya adalah IMS, penularan ke pasangan dapat terjadi dengan sangat mudah.

3. Rasa Tidak Nyaman Berulang Setelah Berhubungan Intim – Mengabaikan sakit kencing usia bercinta, juga bisa membuat keluhan ini terjadi terus menerus setiap berhubungan.

Semakin lama tidak terobati, kondisi ini juga bisa semakin parah. Obat-obatan yang sembarangan, mungkin hanya akan memberikan kenyamanan sementara.

nyeri saat berkemih 2_5_11zon
Ilustrasi seorang wanita yang mengalami nyeri saat berkemih setelah berhubungan seksual

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter berpengalaman seperti di Klinik Utama Sentosa, terutama jika Anda mengalami beberapa gejala berikut:

  • Nyeri berkemih yang berlangsung lebih dari 1-2 hari
  • Keluar cairan tidak normal dari kelamin
  • Anyang-anyangan atau urine keruh
  • Rasa perih berkepanjangan di area genital
  • Luka, lepuh, atau kemerahan mencurigakan
  • Nyeri setiap selesai berhubungan intim

Dokter akan memastikan penyebabnya melalui pemeriksaan dan tes laboratorium bila diperlukan.

Baca Juga: Jangan Anggap Remeh! Ini Dia Penyebab Sakit Kencing pada Wanita

Jalani Perawatan untuk Mengatasi Nyeri saat Berkemih di Klinik Utama Sentosa

Nyeri saat berkemih, biasanya terjadi karena infeksi saluran kemih atau infeksi menular seksual yang perlu mendapatkan penanganan yang tepat.

Namun, jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di Klinik Utama Sentosa.

Dokter terbaik kami bisa memberikan perawatan dan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, untuk menentukan penyebab pastinya.

Anda juga bisa berkonsultasi dengan tim medis kami secara gratis, melalui layanan Konsultasi Dokter Online.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]

Layanan ini bisa Anda akses kapan dan di mana saja, melalui Chat Whatsapp yang beroperasi selama 24 jam, gratis!⇒ [WhatsApp Dokter]

Jadi, tungu apalagi? Segeralah konsultasika kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

| | |

Reservasi Online

Anda dapat melakukan Reservasi secara online, tim Klinik Sentosa akan menghubungi Anda dalam waktu maks 1x24 jam ke depan.
Chat Dokter
Klinik kulit dan kelamin terpercaya di Jakarta