Kencing Sakit Keluar Darah Sedikit: Penyebab & Bahayanya

kencing sakit keluar darah sedikit 1_5_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Kencing sakit keluar darah sedikit, tidak sebaiknya Anda anggap sepele. Kondisi ini bisa terjadi karena infeksi saluran kemih (ISK), batu saluran kemih, peradangan pada saluran kemih, hingga kondisi lain yang membutuhkan pemeriksaan medis.

Darah yang terlihat dalam urine disebut hematuria. Meskipun jumlah darah hanya sedikit, penyebabnya tetap perlu diketahui, terutama jika disertai rasa sakit atau keluhan lain saat buang air kecil.

Apa Arti Kencing Sakit Keluar Darah Sedikit?

Kencing sakit atau terasa perih saat buang air kecil yang disertai darah, bisa menunjukkan adanya iritasi, peradangan, atau infeksi pada saluran kemih.

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), darah dalam urine bisa berasal dari berbagai bagian saluran kemih, termasuk ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.

Penyebabnya antara lain infeksi, batu saluran kemih, cedera, pembesaran prostat, hingga kondisi yang lebih serius.

Penyebab Kencing Sakit Keluar Darah Sedikit

Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa menyebabkan kencing sakit keluar darah sedikit, antara lain:

1. Infeksi Saluran Kemih (ISK) – ISK adalah salah satu penyebab yang cukup umum. Infeksi pada kandung kemih bisa menyebabkan rasa terbakar atau nyeri ketika buang air kecil, sering ingin kencing, serta urine yang keruh atau mengandung darah. Jika tidak tertangani, infeksi pada kandung kemih bisa menyebar ke ginjal dan menyebabkan infeksi ginjal.

2. Batu Saluran Kemih – Batu ginjal atau batu saluran kemih, bisa mengiritasi dinding saluran kemih sehingga menimbulkan darah dalam urine. Keluhan bisa mnyeri tajam pada pinggang, punggung, perut bagian bawah, atau selangkangan serta rasa sakit ketika buang air kecil.

3. Peradangan pada Saluran Kemih – Peradangan pada kandung kemih, uretra, atau bagian lain dari saluran kemih juga bisa menyebabkan nyeri dan darah dalam urine. Pada beberapa kaus, peradangan bisa berkaitan dengan infeksi maupun faktor lain yang mengiritasi saluran kemih.

4. Masalah pada Prostat – Pada pria, pembesaran prostat atau gangguan pada prostat bisa berkaitan dengan hematuria. Keluhan biasanya dapat disertai sulit memulai kencing, aliran urine melemah, atau lebih sering buang air kecil, terutama pada malam hari.

5. Cedera atau Iritasi – Cedera pada saluran kemih, aktivitas fisik yang berat, maupun aktivitas seksual tertentu juga bisa menjadi salah satu penyebab munculnya darah dalam urine.

6. Kondisi yang Lebih Serius – Walaupun tidak selalu berarti penyakit berbahaya, darah dalam urine juga bisa menjadi tanda penyakit pada ginjal, kandung kemih, atau prostat, termasuk kanker pada saluran kemih.

Oleh karena itu, darah dalam urine yang terlihat secara langsung tetap perlu diperiksa, meskipun jumlahnya sedikit dan baru terjadi sekali. National Health Service (NHS), juga menyarankan pemeriksaan medis ketika seseorang melihat darah dalam urine, termasuk jika hanya sedikit atau terjadi pertama kali.

Apakah Kencing Sakit Keluar Darah Sedikit Berbahaya?

Bisa, tergantung penyebabnya. Jika disebabkan oleh ISK dan segera tertangani, kondisi ini umumnya bisa membaik. Namun, infeksi saluran kemih yang tidak tertangani bisa menyebar ke ginjal dan menyebabkan infeksi ginjal yang lebih serius.

Sementara itu, batu saluran kemih yang menyumbat aliran urine bisa menyebabkan nyeri berat, perdarahan, infeksi, bahkan gangguan fungsi ginjal jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Gejala yang Perlu Anda Waspadai

Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter, terutama jika kencing sakit keluar darah disertai:

  • Demam atau menggigil
  • Nyeri hebat di pinggang atau punggung
  • Mual dan muntah
  • Nyeri perut bagian bawah atau selangkangan
  • Urine berwarna merah pekat atau terdapat gumpalan darah
  • Sulit atau tidak bisa buang air kecil
  • Keluhan semakin berat atau sering kambuh

Demam, menggigil, nyeri punggung atau pinggang, mual, dan muntah bisa menjadi tanda infeksi yang sudah mencapai ginjal dan membutuhkan penanganan segera.

Bagaimana Dokter Menentukan Penyebabnya?

Dokter biasanya akan menanyakan keluhan dan riwayat kesehatan, kemudian melakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan urine atau urinalisis bisa dilakukan untuk mengetahui keberadaan darah dan membantu mencari penyebabnya.

Pada kondisi tertentu, dokter bisa menyarankan pemeriksaan darah atau pemeriksaan pencitraan saluran kemih.

Penanganan kemudian akan dokter sesuaikan dengan penyebabnya. Misalnya, infeksi bakteri bisa memerlukan antibiotik, sedangkan batu saluran kemih membutuhkan penanganan berdasarkan ukuran dan lokasinya.

Kapan Harus ke Dokter?

Jangan menunggu darah bertambah banyak untuk mencari pertolongan. Kencing sakit dan disertai darah, meskipun hanya sedikit, sebaiknya diperiksakan ke dokter berpengalaman seperti Klinik Apollo Jakarta, terutama jika keluhan berulang atau disertai gejala lain.

Pemeriksaan penting untuk memastikan apakah penyebabnya hanya infeksi ringan, atau terdapat kondisi lain yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

kencing sakit keluar darah sedikit 2_6_11zon
Ilustrasi seorang pria yang mengalami kencing sakit keluar darah sedikit

FAQ Seputar Kencing Sakit Keluar Darah Sedikit

1. Apakah Kencing Sakit Keluar Darah Sedikit Pasti ISK?

Tidak. ISK memang bisa menyebabkan nyeri saat kencing dan urine berdarah, tetapi batu saluran kemih, peradangan, masalah prostat, cedera, dan kondisi lain juga bisa menyebabkan keluhan serupa.

2. Apakah Darah Sedikit saat Kencing Bisa Hilang Sendiri?

Dalam dalam urine bisa berhenti terlihat, tetapi bukan berarti penyebabnya sudah hilang. Oleh karena itu, jika darah benar-benar berasal dari urine, sebaiknya tetap dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya.

3. Apakah Kencing Berdarah Selalu Berbahaya?

Tidak selalu. Namun, darah dalam urine memiliki banyak kemungkinan penyebab, termasuk beberapa kondisi serius. Oleh sebab itu, keluhan tersebut tidak sebaiknya diabaikan.

4. Pemeriksaan Apa yang Perlu untuk Cek Kencing Berdarah?

Dokter bisa melakukan pemeriksaan fisik dan urinalisis. Jika perlu, pemeriksaan lanjutan seperti pemeriksaan darah atau pencitraan saluran kemih bisa dokter lakukan untuk mencari sumber perdarahan.

5. Kapan Harus Segera Periksa Kencing Berdarah ?

Segera cari pertolongan medis jika darah disertai demam, menggigil, nyeri pinggang hebat, muntah, sulit buang air kecil, gumpalan darah, atau kondisi tubuh semakin memburuk.

Baca Juga: Kencing Berwarna Hitam? Kenali Penyebab dan Tanda Bahayanya

Cek Penyebab Kencing Sakit Keluar Darah Sedikit di Klinik Apollo Jakarta

Kencing sakit keluar darah sedikit, bisa menjadi tanda dari masalah kesehatan yang memerlukan penanganan yang tepat.

Jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Dengan fasilitas dan peralatan medis yang lengkap, Anda bisa mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi kapan dan di mana saja.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis.⇒ [WhatsApp Dokter]

Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

| | |

Reservasi Online

Anda dapat melakukan Reservasi secara online, tim Klinik Sentosa akan menghubungi Anda dalam waktu maks 1x24 jam ke depan.
Chat Dokter
Klinik kulit dan kelamin terpercaya di Jakarta