Kencing Sakit Tapi Tidak Bernanah, Apa Penyebabnya?
Klinik Apollo, Jakarta – Kencing sakit tapi tidak bernanah, sering membuat seseorang mengira bahwa tersebut bukan disebabkan oleh infeksi. Padahal, rasa sakit atau perih saat buang air kecil, tidak selalu disertai keluarnya nanah dari penis atau vagina.
Keluhan ini dikenal sebagai disuria, yaitu rasa nyeri, perih, atau terbakar ketika buang air kecil. Penyebabnya bisa berasal dari saluran kemih, uretra, kandung kemih, prostat, maupun infeksi menular seksual (IMS).
Daftar Isi
ToggleApa Arti Kencing Sakit Tapi Tidak Bernanah?
Kencing sakit tanpa nanah, berarti terdapat keluhan nyeri atau rasa terbakar ketika urine keluar, tetapi tidak terlihat cairan bernanah dari saluran kemih.
Tidak adanya nanah tidak bisa digunakan untuk memastikan bahwa seseorang bebas dari infeksi. Misalnya, infeksi saluran kemih (ISK) bisa menyebabkan rasa terbakar saat buang air kecil, sering ingin kencing, nyeri perut bagian bawah, atau urine keruh tanpa harus disertai nanah.
Selain infeksi saluran kemih, uretritis akibat IMS seperti klamidia juga bisa menyebabkan disuria, bahkan gejalanya dapat ringan atau tidak disertai cairan bernanah yang terlihat.
Penyebab Kencing Sakit Tapi Tidak Bernanah
Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa menyebabkan kencing terasa sakit tanpa nanah, antara lain:
1. Infeksi Saluran Kemih
Infeksi saluran kemih terjadi ketika bakteri masuk dan berkembang di saluran kemih. Kondisi ini cukup sering menyebabkan rasa perih atau terbakar saat buang air kecil. Gejalanya bisa berupa:
- Sering ingin buang air kecil
- Urine keluar sedikit-sedikit
- Urine keruh atau berbau lebih kuat
- Nyeri di perut bagian bawah
- Terkadang terdapat darah dalam urine
Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), infeksi kandung kemih yang tidak tertangani bisa menyebar ke ginjal.
2. Uretritis
Uretritis adalah peradangan pada uretra, yaitu saluran yang membawa urine keluar dari tubuh. Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi maupun faktor non-infeksi.
Beberapa jenis infeksi menular seksual, seperti gonore dan klamidia, bisa menyebabkan uretritis. Namun, gejalanya tidak selalu berupa penis keluar nanah. Rasa perih saat kencing juga bisa menjadi salah satu keluhannya.
Oleh karena itu, seseorang yang memiliki riwayat hubungan seksual berisiko sebaiknya tidak hanya mengandalkan ada atau tidaknya nanah, untuk menentukan apakah dirinya mengalami IMS.
3. Batu Saluran Kemih
Batu ginjal atau batu saluran kemih bisa menimbulkan nyeri ketika batu bergerak melewati saluran kemih. Keluhannya dapat disertai nyeri taham di pinggang, punggung, perut bagian bawah, atau selangkangan.
Menurut NIDDK, batu saluran kemih juga bisa menyebabkan darah dalam urine dan menghambat aluran urine jika ukurannya cukup besar atau tersangkut.
4. Prostatitis
Pada pria, kencing sakit tanpa nanah juga bisa berkaitan dengan prostatitis, yaitu peradangan atau infeksi pada kelenjar prostat. Selain nyeri saat buang air kecil, keluhan bisa berupa:
- Sering buang air kecil
- Sulit memulai aliran urine
- Nyeri di panggul atau antara penis dan anus
- Nyeri saat ejakulasi
- Aliran urine melemah
CDC juga menjelaskan bahwa prostatitis bisa menimbulkan gejala yang menyerupai infeksi kandung kemih atau uretritis.
5. Iritasi pada Uretra
Rasa sakit saat kencing tidak selalu terjadi karena bakteri. Uretra bisa mengalami iritasi akibat penggunaan produk tertentu, gesekan, aktivitas seksual, trauma, atau faktor lainnya.
Pada kondisi seperti ini, seseorang bisa merasakan perih ketika urine melewati uretra, meskipun tidak terdapat nanah.
6. Infeksi Menular Seksual Tanpa Gejala Khas
Tidak semua IMS menyebabkan gejala yang mudah dikenali. Gonore dan klamidia, misalnya, bisa menyebabkan rasa terbakar ketika kencing. Pada sebagian orang, gejalanya ringan atau bahkan tidak terlihat jelas.
Oleh sebab itu, apabila kencing sakit muncul setelah hubungan seksual berisiko, pemeriksaan IMS bisa diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
Pemeriksaan Apa yang Dokter Perlukan?
Penyebab kencing sakit tidak bisa dokter pastikan hanya berdasarkan ada atau tidaknya nanah. Dokter bisa melakukan pemeriksaan berdasarkan gejala dan faktor risikonya. Pemeriksaan bisa meliput:
- Pemeriksaan urine untuk melihat tanda infeksi atau peradangan
- Kultur urine bila dokter perlukan untuk membantu mengetahui bakteri penyebab infeksi
- Pemeriksaan IMS, terutama jika terdapat riwayat hubungan seksual berisiko
- Pemeriksaan fisik pada area genital dan saluran kemih
- Pemeriksaan tambahan atau pencitraan bila dokter mencurigai batu atau gangguan lain
Untuk dugaan uretritis akibat klamidia atau gonore, CDC merekomendasikan pemeriksaan molekuler seperti NAAT (Nucleic Acid Amplification Test) untuk membantu mendeteksi penyebab infeksi.
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Kencing sakit sebaiknya tidak Anda abaikan, terutama jika keluhan menetap atau semakin berat. Segera konsultasikan kepada dokter apabila muncul dengan keluhan berikut:
- Demam atau menggigil
- Nyeri pinggang atau punggung
- Darah dalam urine
- Sulit atau tidak bisa buang air kecil
- Nyeri pada testis atau area panggul
- Keputihan atau cairan dari penis
- Keluhan muncul setelah hubungan seksual berisiko
Demam, mual, muntah, serta nyeri pada punggung atau sisi tubuh bisa menjadi tanda infeksi yang sudah melibatkan ginjal dan membutuhkan penanganan segera.

Pentingnya Pemeriksaan Kencing Sakit Secara Medis
Berdasarkan pengalaman tim medis Klinik Apollo Jakarta, kencing sakit tanpa nanah tetap perlu diperhatikan karena penyebabnya bisa berbeda pada setiap orang. Pemeriksaan membantu dokter menentukan apakah keluhan berkaitan dengan ISK, uretritis, IMS, prostat, batu saluran kemih, atau kondisi lainnya.
Jangan menentukan obat sendiri hanya berdasarkan gejala. Konsultasikan keluhan kencing sakit dengan dokter, agar penyebabnya bisa diketahui dan penanganannya dokter sesuaikan dengan hasil pemeriksaan.
FAQ Seputar Kencing Sakit
1. Apakah Kencing Sakit Tapi Tidak Bernanah Berarti Bukan IMS?
Tidak selalu. Beberapa IMS dapat menyebabkan rasa perih atau terbakar saat kencing tanpa nanah yang terlihat. Pemeriksaan dokter perlukan untuk memastikan penyebabnya.
2. Apakah ISK Bisa Menyebabkan Kencing Sakit Tanpa Nanah?
Bisa. Rasa terbakar ketika buang air kecil merupakan salah satu gejala umum infeksi kandung kemih dan tidak harus disertai keluarnya nanah.
3. Apakah Kencing Sakit Bisa Terjadi Karena Batu Ginjal?
Bisa. Batu yang bergerak melalui saluran kemih, bisa menyebabkan nyeri dan terkadang darah dalam urine.
4. Apakah Kencing Sakit pada Pria Bisa Terjadi Karena Prostatitis?
Ya. Prostatitis bisa menimbulkan rasa nyeri saat buang air kecil, serta keluhan pada panggul dan gangguan berkemih.
5. Apakah Perlu Pemeriksaan Jika Kencing Sakit Tetapi Tidak Ada Nanah?
Sebaiknya Anda lakukan jika keluhan menetap, berulang, semakin berat, atau disertai gejala lain. Pemeriksaan membantu mengetahui penyebab sebenarnya, sehingga pengobatan tidak Anda lakukan secara sembarangan.
Baca Juga: Kenapa Kencing Sakit Perut Sebelah Kiri? Ini Kata Dokter
Kenali Penyebab Kencing Sakit Tapi Tidak Bernanah di Klinik Apollo Jakarta
Seperti yang telah dijelaskan di atas, kencing terasa sakit tapi tidak bernanah bisa menjadi tanda dari beberapa kondisi yang membutuhkan penanganan yang tepat.
Namun, jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta untuk mendapatkan informasi yang tepat.
Dengan fasilitas dan peralatan medis yang lengkap, dokter bisa memberikan diagnosis dan juga perawatan medis yang tepat.
Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi kapan saja.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]
Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat WhatsApp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis.⇒ [WhatsApp Dokter]
Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.
Artikel Terbaru
- Kencing Sakit Keluar Cairan Kuning: Penyebab dan Obatnya Oktober 8, 2026
- Kencing Sakit Tapi Tidak Bernanah, Apa Penyebabnya? Oktober 7, 2026
- Kenapa Kencing Sakit Perut Sebelah Kiri? Ini Kata Dokter Oktober 6, 2026
- Kencing Sakit dan Panas? Ini Penyebab dan Cara Mengobatinya Oktober 5, 2026
- Kencing Sakit Seperti Ada yang Mengganjal, Apa Penyebabnya? Oktober 4, 2026
Alamat Klinik Apollo
Jl. Pangeran Jayakarta No.115, RT.9/RW.7, Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730
Email: info@klinikapollojakarta.com
Phone: 0821-1099-9870
Whatsapp: 0821-1099-9870
Office Hours:
Senin s/d Minggu
Pukul: 09.00-19.00 WIB





