Ngeri! Sistitis Bakteri Pada Pria Rawan Kronis, Cek Tandanya Disini

Gambar Sistitis pada Pria

Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Sistitis pada pria umumnya tidak terlalu jadi fokus utama, padahal masalah urologi ini juga menghantui.

Sistitis pria memang cenderung lebih jarang terjadi dibandingkan dengan wanita.

Sayangnya, ketika hal tersebut terjadi dapat menimbulkan risiko kronis yang mengkhawatirkan.

Oleh karena itu, mengapa sistitis bakteri pada pria dapat menjadi masalah serius yang kronis?

Simak, berikut adalah penjelasan terkait masalah tersebut beserta tanda-tandanya yang perlu para pria waspadai.

Apa itu Sistitis Bakteri Pada Pria?

Sistitis adalah infeksi saluran kemih yang sampai pada kandung kemih yang disebabkan oleh bakteri.

Meskipun lebih umum pada wanita, pria juga dapat mengalami kondisi ini. Jadi, jangan anggap sepele!

Bakteri biasanya memasuki kandung kemih melalui uretra (saluran yang menghubungkan kandung kemih dengan lingkungan luar).

Jika biasanya bayak orang mengenal uretritis, maka infeksi yang lebih serius di sebut sistitis (infeksi saluran kemih yang terjadi pada kandung kemih).

Penyebab dan Tanda-Tanda Sistitis

Sistitis pada pria dapat di sebabkan oleh berbagai bakteri, dengan Escherichia coli (E. coli) maupun bakteri penyebab PMS.

Faktor-faktor risiko termasuk hubungan seksual yang tidak aman, gangguan pada sistem kekebalan tubuh, atau kelainan pada saluran kemih.

Lalu apa saja tanda-tanda dari sistitis akibat infeksi bakteri yang perlu diwaspadai para pria?

1. Nyeri atau Sensasi Terbakar saat Buang Air Kecil: Tanda bahwa infeksi telah mencapai kandung kemih.

2. Frekuensi Buang Air Kecil yang Meningkat: Tanda kandung kemih terpengaruh oleh infeksi.

3. Urin Berwarna Keruh atau Berbau Tidak Sedap: Tanda adanya bakteri atau sel-sel darah dalam urine.

4. Nyeri di Bagian Bawah Perut: Tanda yang menunjukkan bahwa infeksi telah menyebar.

Sadari! Jika Anda mengalami gejala dan tanda seperti diatas, segera dapatkan pemeriksaan medis dengan dokter urologi Klinik Utama Sentosa Jakarta.

Mengapa Sistitis Pada Pria Rawan Kronis?

Tentu saja, gejala sistitis yang terjadi pada pria memiliki potensi untuk menjadi kronis karena beberapa alasan.

Salah satunya adalah kurangnya kesadaran tentang kemungkinan infeksi pada pria, yang dapat menyebabkan penundaan dalam mencari bantuan medis.

Selain itu, bakteri yang resisten terhadap antibiotik dapat menjadi masalah serius, memperlambat proses penyembuhan.

Pengelolaan sistitis bakteri melibatkan pemberian antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi.

Jadi, penting untuk mengikuti instruksi dokter dan menyelesaikan seluruh rangkaian pengobatan dari dokter Klinik Utama Sentosa guna mencegah kambuhnya infeksi.

Gambar Sistitis Pria

Kapan Harus Mencari Bantuan Medis untuk Atasi Sistitis?

Jika seorang pria mengalami gejala infeksi saluran kemih, sangat penting untuk segera mencari bantuan medis dokter profesional Klinik Utama Sentosa.

Ingat! Penundaan dalam diagnosis dan pengobatan dapat meningkatkan risiko infeksi menjadi kronis.

Baca Juga: Sistitis Pria, Bahaya atau Tidak?

Pada akhirnya, berdampak serius pada kesehatan jangka panjang sistem reproduksi pria.

Meski terdengar menyeramkan, sistitis pada pria dapat diatasi dengan efektif hingga tuntas.

Jadi, tunggu apalagi? Silahkan klik dan konsultasi langsung melalui WhatsApp dokter kami disini. ⇒ [Tanya Dokter Kelamin]

Jangan ragu atau malu, karena privasi dan kenyamanan Anda terjaga dengan layanan tanpa stigma untuk setiap keluhan genital pria maupun wanita.

Akses layanan dokter secara online tersedia gratis 24 jam untuk kemudahan Anda dan dapatkan informasi lebih lanjut sekarang! ⇒ [Live Chat WhatsApp]

Cegah sistitis menjadi masalah kronis yang mengkhawatirkan!

| |

Reservasi Online

Anda dapat melakukan Reservasi secara online, tim Klinik Sentosa akan menghubungi Anda dalam waktu maks 1x24 jam ke depan.
Chat Dokter
Klinik kulit dan kelamin terpercaya di Jakarta