Gejala Penis Keluar Nanah: Tanda Infeksi yang Wajib Diwaspadai

gejala penis keluar nanah 1_3_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Munculnya gejala penis keluar nanah, bukanlah kondisi yang normal. Cairan berwarna putih, kuning, atau kehijauan dari lubang uretra sering kali menjadi tanda adanya infeksi pada saluran kemih atau infeksi menular seksual (IMS).

Oleh karena itu, mengenali gejalanya sejak dini sangat penting agar pengobatan bisa dilakukan sebelum infeksi berkembang menjadi lebih serius.

Banyak orang hanya memperhatikan keluarnya nanah, padahal kondisi ini umumnya disertai berbagai keluhan lain yang bisa membantu dokter menentukan penyebabnya. Artikel ini membahas secara khusus mengenai gejala penis keluar nanah, sehingga Anda dapat memahami kapan harus segera mencari pertolongan medis.

Baca Juga: Penis Keluar Nanah: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Mengapa Penis Bisa Mengeluarkan Nanah?

Nanah merupakan kumpulan sel darah putih, bakteri, dan jaringan yang rusak akibat proses peradangan. Ketika infeksi terjadi pada uretra (saluran kencing), tubuh akan mengirimkan sel imun untuk melawan mikroorganisme penyebab infeksi. Akibatnya, cairan bernanah bisa keluar melalui ujung penis.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), keluarnya cairan dari penis merupakan salah satu tanda utama uretritis, yang paling sering disebabkan oleh gonore maupun uretritis non-gonore.

Gejala Penis Keluar Nanah yang Perlu Pria Waspadai

Setiap penderita dapat mengalami gejala yang berbeda. Namun, beberapa tanda berikut paling sering ditemukan:

1. Keluarnya Cairan Putih, Kuning, atau Hijau dari Penis

Gejala utama adalah keluarnya cairan yang tidak normal dari lubang uretra. Cairannya bisa berupa:

  • Berwarna putih keruh
  • Kuning atau hijau
  • Kental dan encer
  • Berbau tidak sedap

Pada sebagian pasien, cairan keluar secara terus-menerus, sedangkan pada yang lain hanya muncul saat pagi hari atau setelah buang air kecil.

2. Nyeri atau Perih saat Buang Air Kecil

Infeksi menyebabkan lapisan uretra mengalami peradangan sehingga timbul rasa perih, terbakar, menyengat, dan tidak nyaman ketika berkemih.

Gejala ini dikenal sebagai disuria dan merupakan salah satu keluhan paling umum pada penderita uretritis.

3. Gatal atau Iritasi pada Ujung Penis

Sebelum nanah muncul, sebagian pasien mengeluhkan rasa gatal, menggelitik, panas, dan tidak nyaman di sekitar lubang kencing. Gejala awal ini sering diabaikan, karena dianggap hanya iritasi ringan.

4. Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat

Peradangan pada saluran kemih, bisa menyebabkan penderita merasa lebih sering ingin buang air kecil, meskipun urine yang keluar hanya sedikit.

5. Penis Terasa Nyeri

Rasa nyeri bisa muncul saat ereksi, beraktivitas, maupun ketik penis disentuh. Jika infeksi menyebar lebih jauh, keluhan bisa menjadi lebih berat.

6. Pembengkakan pada Ujung Penis

Beberapa penderita mengalami kemerahan, pembengkakan, atau peradangan pada sekitar lubang uretra. Kondisi ini menandakan proses inflamasi yang sedang berlangsung.

7. Darah dalam Cairan atau Urine

Pada kasus tertentu, infeksi yang cukup berat bisa menyebabkan perdarahan ringan sehingga cairan bercampur darah atau urine tampak kemerahan. Meskipun tidak selalu terjadi, gejala ini memerlukan pemeriksaan medis sesegera mungkin.

8. Nyeri pada Testis

Jika bakteri menyebar ke saluran reproduksi, penderita bisa mengalami nyeri testis, testis membengkak, atau rasa berat pada skrotum. Kondisi tersebut bisa mengarah pada epididimitis yang membutuhkan penanganan segera.

Pelajari Juga: Testis Bengkak: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Apakah Semua Gejala Disebabkan Oleh Gonore?

Tidak selalu. Walaupun gonore (kencing nanah) merupakan penyebab yang paling dikenal, beberapa kondisi lain juga bisa menimbulkan gejala serupa, antara lain:

  • Uretritis non-gonore
  • Infeksi Chlamydia trachomatis
  • Infeksi Mycoplasma genitalium
  • Trikomoniasis
  • Infeksi saluran kemih
  • Prostatitis bakteri

Karena gejalanya sering tumpang tindih atau serupa, dokter biasanya melakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebabnya.

Baca Juga: Penyebab Penis Keluar Nanah

Kapan Gejala Harus Segera Diperiksakan?

Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter dan melakukan pemeriksaan medis apabila Anda mengalami:

  • Penis mengeluarkan nanah
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Keluar cairan lebih dari satu hari
  • Demam
  • Testis membengkak
  • Keluhan muncul setelah berhubungan seksual tanpa kondom
  • Gejala tidak membaik setelah mengonsumsi obat sendiri

Penanganan yang cepat, bisa mengurangi risiko komplikasi dan mempercepat proses penyembuhan.

Apa yang Terjadi Jika Gejala Tidak Terobati?

Mengabaikan gejala bisa meningkatkan risiko komplikasi berbahaya. Berikut beberapa komplikasi yang bisa terjadi, antara lain:

  • Penyebaran infeksi ke epididimitis
  • Prostatitis (peradangan prostat)
  • Penyempitan uretra (striktur uretra)
  • Gangguan kesuburan pada pria
  • Penularan infeksi kepada pasangan seksual

Menurut World Health Organization (WHO), infeksi menular seksual yang tidak terobati bisa menyebabkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan reproduksi.

Bagaimana Dokter Menentukan Penyebabnya?

Dokter akan melakukan beberapa tahapan pemeriksaan, untuk menentukan penyebab pastinya, antara lain:

  • Wawancara mengenai riwayat keluhan dan aktivitas seksual
  • Pemeriksaan fisik pada penis dan area genital
  • Pemeriksaan sampel cairan uretra
  • Tes urine
  • Pemeriksaan NAAT untuk mendeteksi gonore dan klamidia
  • Pemeriksaan IMS lain bisa perlu

Pemeriksaan ini bisa membantu dokter menentukan terapi yang paling sesuai, terutama dengan penyebab infeksi dan kondisi masing-masing pasien.

Bisakah Gejala Penis Keluar Nanah Hilang Sendiri?

Pada sebagian kecil kasus, keluhan mungkin tampak berkurang. Namun, hilangnya gejala tidak selalu berarti infeksi telah sembuh.

Bakteri masih bisa bertahan di dalam saluran kemih, dan terus menyebabkan kerusakan atau menular kepada pasangan. Oleh karena itu, pemeriksaan medis tetap diperlukan meskipun cairan yang keluar sudah berkurang.

Cara Mengurangi Risiko Sebelum Berobat

Sambil menunggu pemeriksaan dan hasil diagnosis dari dokter, ada beberapa cara mengurangi risiko yang bisa Anda lakukan, seperti:

  • Menjaga kebersihan area genital
  • Menghindari hubungan seksual sementara waktu
  • Tidak berbagi handuk atau pakaian dalam
  • Tidak mengonsumsi antibiotik tanpa resep dokter
  • Minum air putih yang cukup

Langkah-langkah tersebut tidak menggantikan pengobatan, tetapi bisa membantu mencegah penyebaran infeksi.

gejala penis keluar nanah 2_4_11zon
Ilustrasi seorang pria yang mengalami gejala penis keluar nanah

Kesimpulan

Gejala penis keluar nanah, umumnya menunjukkan adanya infeksi pada saluran kemih atau infeksi menular seksual yang memerlukan pemeriksaan medis.

Selain keluarnya cairan bernanah, keluhan lain seperti nyeri saat buang air kecil, gatal pada ujung penis, pembengkakan, hingga nyeri testis juga perlu diwaspadai. Semakin cepat penyebabnya diketahui, semakin besar peluang pengobatan berhasil dan komplikasi bisa dicegah.

Apabila Anda mengalami gejala penis keluar nanah, jangan menunda pemeriksaan. Klinik Apollo Jakarta menyediakan layanan konsultasi dengan dokter berpengalaman, pemeriksaan laboratorium yang mendukung diagnosis, serta penanganan yang sesuai dengan penyebab infeksi.

Konsultasikan Gejala Penis Keluar Nanah dengan Dokter Terbaik di Klinik Apollo Jakarta

Mengenali penyebab dari gejala penis keluar nanah, bisa membantu pria untuk mengambil langkah penanganan medis yang tepat. Namun, jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.

Dokter terbaik kami bisa mengevaluasi kondisi Anda secara menyeluruh, dengan fasilitas dan juga peralatan medis yang lengkap.

Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi kapan saja.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis.⇒ [WhatsApp Dokter]

Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

| | |

Reservasi Online

Anda dapat melakukan Reservasi secara online, tim Klinik Sentosa akan menghubungi Anda dalam waktu maks 1x24 jam ke depan.
Chat Dokter
Klinik kulit dan kelamin terpercaya di Jakarta