Saluran Kencing Sakit dan Gatal: Penyebab & Cara Mengatasi

saluran kencing sakit dan gatal 1_5_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Saluran kencing yang terasa sakit dan gatal merupakan keluhan yang cukup mengganggu, terutama ketika buang air kecil. Kondisi ini bisa terjadi akibat infeksi pada saluran kemih, peradangan uretra, infeksi menular seksual (IMS), maupun iritasi pada area genital.

Rasa sakit atau terbakar saat berkemih disebut disuria, sedangkan rasa gatal di sekitar lubang kencing bisa menjadi tanda adanya iritasi atau peradangan. Karena penyebabnya beragam, penanganannya perlu sesuai dengan kondisi yang mendasarinya.

Penyebab Saluran Kencing Sakit dan Gatal

Berikut beberapa kondisi yang bisa menyebabkan saluran kencing terasa sakit dan juga gatal, antara lain:

1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Infeksi saluran kemih (ISK) terjadi ketika bakteri menginfeksi bagian saluran kemih. Gejalanya bisa berupa:

  • Sakit atau terasa terbakar saat buang air kecil
  • Sering ingin buang air kecil
  • Urine berbau lebih menyengat atau tampak keruh
  • Nyeri di bagian bawah perut
  • Terkadang ada darah dalam urine

Keluhan seperti nyeri saat buang air kecil, juga termasuk gejala yang bisa ditemukan pada infeksi saluran kemih.

2. Uretritis

Uretritis adalah peradangan pada uretra, yaitu saluran yang membawa urine keluar dari tubuh. Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil, gatal pada lubang kencing, serta keluarnya cairan dari penis atau vagina.

Peradangan uretra bisa terjadi akibat infeksi maupun faktor noninfeksi, seperti iritasi atau trauma pada uretra.

3. Gonore (Kencing Nanah)

Gonore merupakan infeksi menular seksual, yang bisa menginfeksi saluran kemih. Pada pria, keluhan bisa berupa rasa terbakar saat buang air kecil dan keluarnya cairan seperti nanah dari penis.

Jika terdapat gejala yang mengarah pada uretritis, pemeriksaan untuk Neisseria gonorrhoeae dan Chlamydia trachomatis bisa diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

4. Klamidia

Klamidia juga bisa menyebabkan peradangan uretra. Infeksi ini terkadang menimbulkan gejala ringan atau bahkan tidak menimbulkan gejala, tetapi tetap bisa menular kepada pasangan.

Menurut pedoman Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Chlamydia trachomatis merupakah salah satu penyebab penting uretritis non-gonokokal.

5. Iritasi pada Area Genital

Rasa gatal dan perih di sekitar lubang kencing, juga bisa muncul akibat iritasi. Pemicu yang mungkin, antara lain:

  • Produk pembersih yang mengandung bahan tertentu
  • Pelumas
  • Sabun
  • Gesekan berlebihan

Tidak semua keluhan saluran kencing terjadi akibat infeksi, sehingga pemeriksaan perlu jika keluhan menetap atau berulang.

6. Infeksi pada Area Genital

Pada wanita, infeksi atau peradangan pada vagina dan area genital bisa menyebabkan rasa gatal, perih, serta rasa sakit ketika buang air kecil. Keluhan biasanya bisa muncul bersamaan keputihan yang berubah warna, tekstur, atau bau.

Karena gejalanya bisa menyerupai infeksi saluran kemih maupun infeksi menular seksual, pemeriksaan perlu untuk memastikan penyebabnya.

Gejala yang Perlu Anda Perhatikan

Selain saluran kencing sakit dan terasa gatal, penting bagi Anda untuk memperhatikan beberapa gejala lain, seperti:

  • Rasa terbakar saat buang air kecil
  • Sering buang air kecil
  • Urine keruh atau berbau menyengat
  • Keluar cairan dari penis atau vagina
  • Kemerahan atau iritasi di sekitar lubang kencing
  • Nyeri pada bagian bawah perut
  • Nyeri atau bengkak pada testis
  • Keputihan yang tidak normal
  • Luka atau benjolan pada area genital
  • Demam atau nyeri pinggang

Adanya cairan dari uretra, rasa gatal pada lubang kencing, dan nyeri saat buang air kecil merupakan beberapa gejala yang bisa ditemukan pada uretritis.

Bagaimana Cara Mengatasi Saluran Kencing Sakit dan Gatal?

Pengobatan harus sesuai dengan penyebabnya. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya, antara lain:

1. Lakukan Pemeriksaan – Jika keluhan muncul setelah hubungan seksual berisiko dan terdapat gejala lain, sebaiknya lakukan pemeriksaan medis. Dokter bisa menentukan pemeriksaan yang sesuai, seperti tes urine atau tes untuk infeksi menular seksual.

2. Gunakan Obat Sesuai Penyebab – Jika penyebabnya adalah infeksi, dokter bisa memberikan antibiotik yang sesuai. Namun, antibiotik sebaiknya tidak Anda gunakan sembarangan, karena jenis obat dan lama pengobatan bergantung pada penyebab infeksi.

3. Hindari Hubungan Seksual Sementara – Jika terdapat kemungkinan uretritis atau IMS, sebaiknya hindari hubungan seksual sampai mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Pasangan seksual juga mungkin perlu menjalani pemeriksaan atau pengobatan.

4. Hindari Produk yang Menyebabkan Iritasi – Hentikan penggunaan produk yang dicurigai menyebabkan rasa gatal atau perih. Bersihkan area genital secara lembut dan hindari penggunaan produk dengan bahan yang bisa mengiritasi.

5. Jangan Menunda Pemeriksaan Jika Gejala Menetap – Saluran kencing sakit dan gatal yang terus berulang, sebaiknya tidak hanya tertangani dengan obat bebas. Penyebab seperti uretritis akibat IMS memerlukan pemeriksaan dan terapi yang tepat.

Kapan Harus ke Dokter?

Penting untuk segera berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan ke dokter, terutama jika saluran kencing sakit dan gatal disertai:

  • Demam
  • Nyeri pinggang atau sisi tubuh
  • Darah dalam urine
  • Keluar cairan atau nanah dari alat kelamin
  • Nyeri atau pembengkakan testis
  • Luka pada alat kelamin
  • Gejala muncul setelah melakukan hubungan seksual berisiko
  • Keluhan tidak membaik atau semakin parah

Pemeriksaan penting untuk memastikan ISK, uretritis, IMS, maupun penyebab lainnya sehingga pengobatan bisa dokter berikan secara tepat.

Cara Mencegah Saluran Kencing Sakit dan Gatal

Berikut adalah beberapa langkah yang dokter Klinik Apollo Jakarta rekomendasikan, untuk membantu menurunkan risiko ketidaknyamanan ini, antara lain:

  • Menjaga kebersihan area genital
  • Tidak menggunakan produk yang menyebabkan iritasi
  • Menggunakan kondom saat berhubungan seksual
  • Tidak berganti-ganti pasangan seksual
  • Melakukan pemeriksaan IMS bila memiliki faktor risiko
  • Tidak mengonsumsi antibiotik tanpa resep atau pemeriksaan dokter

Penggunaan kondom secara konsisten, bisa membantu mengurangi risiko uretritis yang disebabkan oleh infeksi menular seksual.

saluran kencing sakit dan gatal 2_6_11zon
Ilustrasi seorang wanita yang mengalami saluran kencing sakit dan gatal

FAQ Seputar Saluran Kencing Sakit dan Gatal

1. Apakah Saluran Kencing Sakit dan Gatal Pasti ISK?

Tidak. Keluhan tersebut bisa disebabkan oleh ISK, uretritis, IMS, infeksi pada area genital, maupun iritasi. Pemeriksaan perlu untuk memastikan penyebabnya.

2. Apakah Saluran Kencing Gatal Bisa Karena Penyakit Menular Seksual?

Bisa. Uretritis akibat IMS bisa menyebabkan rasa gatal atau iritasi pada lubang kencing, rasa terbakar saat buang air kecil, dan terkadang keluarnya cairan dari uretra.

3. Apakah Saluran Kencing Sakit Bisa Sembuh Sendiri?

Tergantung penyebabnya. Iritasi ringan bisa membaik setelah pemicunya dihindari, tetapi infeksi bakteri atau IMS membutuhkan penanganan yang sesuai. Jangan menunda pemeriksaan jika keluhan menetap atau semakin parah.

4. Apakah Boleh Minum Antibiotik Sendiri?

Sebaiknya tidak. Antibiotik harus dokter berikan berdasarkan dugaan atau hasil pemeriksaan penyebab infeksi. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat, bisa menyebabkan pengobatan tidak efektif dan berkontribusi terhadap resistensi antibiotik.

5. Kapan Perlu Melakukan Tes IMS?

Tes IMS sebaiknya dipertimbangkan jika keluhan muncul setelah hubungan seksual berisiko, terdapat cairan dari alat kelamin, luka atau kelainan pada genital, atau pasangan seksual diketahui memiliki IMS. Pemeriksaan juga bisa dilakukan meskipun gejala tidak terlalu jelas, karena beberapa IMS bisa berlangsung tanpa gejala.

Baca Juga: Kencing Sakit Keluar Darah Sedikit: Penyebab & Bahayanya

Cek Penyebab Saluran Kencing Sakit dan Gatal di Klinik Apollo Jakarta

Saluran kemih yang terasa sakit dan juga gatal, bisa menjadi tanda dari masalah kesehatan yang memerlukan penanganan medis yang tepat.

Jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta dengan mudah dan privasi.

Dengan fasilitas dan juga peralatan medis yang lengkap, Anda bisa mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Selain itu, kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi kapan saja.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis.⇒ [WhatsApp Dokter]

Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

| | |

Reservasi Online

Anda dapat melakukan Reservasi secara online, tim Klinik Sentosa akan menghubungi Anda dalam waktu maks 1x24 jam ke depan.
Chat Dokter
Klinik kulit dan kelamin terpercaya di Jakarta