Perlukah Sirkumsisi Untuk Mengatasi Fimosis? Cek Penjelasan Dokter!
Klinik Apollo, Jakarta – Sirkumsisi atau sunat sering kali jadi solusi untuk mengatasi fimosis (kulup penis yang sulit ditarik ke belakang).
Masalah ini cukup umum dialami oleh pria, terutaam yang belum disunat. Namun, banyak penderita yang bertanya: “Apakah sirkumsisi benar-benar perlu untuk mengatasi fimosis?”
Untuk menjawabnya, penting memahami penyebab, tingkat keparahan, serta pilihan penanganan fimosis berdasarkan penjelasan medis.
Daftar Isi
ToggleApa Itu Fimosis?
Fimosis adalah kondisi ketika kulit kulup (preputium) penis terlalu sempit, sehingga tidak dapat ditarik ke belakang untuk membuka kepala penis (glans).
Pada anak-anak, fimosis bisa bersifat normal dan akan membaik seiring pertumbuhan. Namun, pada pria dewasa, fimosis sering kali berkaitan dengan kondisi tertentu, seperti:
- Infeksi berulang pada penis
- Peradangan (balanitis atau balanophostitis)
- Kebersihan area genital yang kurang optimal
- Jaringan parut akibat cedera atau infeksi
Jika tidak tertangani, fimosis bisa menyebabkan nyeri saat berkemih, gangguan saat berhubungan seksual, hingga meningkatkan risiko infeksi.
Apakah Sirkumsisi Perlu untuk Mengatasi Fimosis?
Sirkumsisi atau sunat memang menjadi salah satu metode penanganan fimosis yang paling efektif, terutama pada kasus fimosis berat atau kronis.
Dengan mengangkat kulup penis, masalah penyempitan akan teratasi secara permanen. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua kasus fimosis lansung memerlukan sirkumsisi.
Dokter ahli umumnya akan merekomendasikan sirkumsisi karena beberapa alasan berikut ini:
- Tingkat keparahan fimosis
- Frekuensi infeksi yang terjadi
- Respons terhadap pengobatan non-bedah
- Kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan
Alternatif Penanganan Fimosis Selain Sirkumsisi
Pada kasus fimosis ringan hingga sedang, terdapat beberapa alternatif penanganan selain sirkumsisi, antara lain:
1. Penggunaan Salep Dokter – Dokter dapat meresepkan salep khusus, yang berfungsi untuk membantu melonggarkan kulit kulup penis. Penggunaan salep ini harus dilakukan sesuai anjuran dokter.
2. Latihan Peregangan Kulup – Latihan peregangan kulup, dilakukan secara perlahan dan bertahap untuk meningkatkan elastisitas kulit.
3. Pengobatan Infeksi – Jika fimosis disebabkan oleh infeksi atau peradangan, dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai, seperti antibiotik atau antijamur.
Metode ini harus Anda lakukan di bawah pengawasan dokter, dan memerlukan kepatuhan pasien untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Pentingnya Berkonsultasi dengan Dokter Ahli
Setiap kasus fimosis memiliki penyebab dan tingkat keparahan yang berbeda. Oleh karena itu, pemeriksaan langsung oleh dokter ahli, sangat penting untuk menentukan pengobatan.
Dengan berkonsultasi ke dokter Klinik Apollo Jakarta, pasien bisa mendapatkan diagnosis yang akurat, penjelasan medis yang jelas, dan rekomendasi terapi medis yang terbaik.
Jika Anda mengalami keluhan fimosis atau gangguan pada area genital, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter ahli.
Baca Juga: Simak! 5 Penyebab Fimosis pada Pria dan Cara Penanganannya
Jalani Metode Sirkumsisi untuk Mengatasi Fimosis di Klinik Apollo Jakarta
Sirkumsisi merupakan metode penanganan, yang sering direkomendasikan oleh dokter ahli dalam mengatasi fimosis.
Namun, jangan cemas! Anda bisa menjalani metode ini dengan fasilitas dan peralatan medis yang lengkap di Klinik Apollo Jakarta.
Dokter terbaik kami, akan mengevaluasi kondisi Anda secara menyeluruh dan memberikan perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda.
Selain itu, Anda juga bisa berkonsultasi kapan dan di mana saja, melalui layanan Konsultasi Dokter Online.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]
Layanan ini kami sediakan untuk memudahkan pasien dalam berkonsultasi, karena bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp secara gratis dan selama 24 jam!⇒ [WhatsApp Dokter]
Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat ya!
Artikel Terbaru
- Perlukah Sirkumsisi Untuk Mengatasi Fimosis? Cek Penjelasan Dokter! Januari 25, 2026
- Benjolan Kecil Bergerombol di Kemaluan Pria, Normal atau Perlu Waspada? Januari 24, 2026
- Sinyal Merah! Keluar Nanah dari Kelamin Pria Akibat Infeksi Ini Perlu Penanganan Cepat Januari 23, 2026
- Awalnya Hanya Pegal di Selangkangan, Ternyata Infeksi Kelenjar Prostat Berbahaya Lho! Januari 22, 2026
- Bau Tak Sedap dan Mengganggu? Awas Keputihan Karena Bakteri Menyerang Diam-Diam! Januari 20, 2026
Alamat Klinik Apollo
Jl. Pangeran Jayakarta No.115, RT.9/RW.7, Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730
Email: info@klinikapollojakarta.com
Phone: 0812-1230-6882
Whatsapp: 0812-1230-6882
Office Hours:
Senin s/d Minggu
Pukul: 09.00-19.00 WIB





