Penis Keluar Nanah: Penyebab, Gejala dan Pengobatan

penis keluar nanah 1_2_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Penis keluar nanah bukanlah kondisi yang boleh Anda anggap sepele. Cairan berwarna putih, kuning, atau kehijauan yang keluar dari lubang penis sering kali menjadi tanda adanya infeksi, terutama infeksi menular seksual (IMS) atau infeksi bakteri pada saluran kemih.

Jika kondisi ini tidak segera tertangani, infeksi bisa menyebar ke organ reproduksi lainnya dan meningkatkan risiko komplikasi, termasuk gangguan kesuburan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab, gejala, serta pilihan pengobatan yang tepat sejak dini.

Apa Itu Penis Keluar Nanah?

Penis keluar nanah adalah kondisi ketika muncul cairan kental berwarna putih, kuning, atau hijau dari uretra (saluran kencing) akibat proses infeksi atau peradangan.

Dalam dunia medis, kondisi ini sering berkaitan dengan uretritis, yaitu peradangan pada uretra yang umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), keluarnya cairan dari penis merupakan salah satu gejala utama uretritis, terutama yang disebabkan oleh infeksi menular seksual seperti gonore maupun klamidia.

Penyebab Penis Keluar Nanah

Berikut beberapa penyebab yang paling sering ditemukan berdasarkan praktik klinis dan pedoman medis internasional.

1. Gonore (Kencing Nanah)

Gonore merupakan penyebab paling umum dari keluarnya nanah dari penis. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae, yang menular melalui hubungan seksual tanpa pengaman. Gejalanya berupa:

  • Keluar nanah berwarna kuning atau hijau
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Frekuensi buang air kecil meningkat
  • Pembengkakan pada ujung penis

2. Klamidia

Infeksi Chlamydia trachomatis, juga sering menyebabkan penis mengeluarkan cairan abnormal. Bahkan, banyak penderita tidak menyadari infeksinya karena gejalanya cenderung ringan. Berikut beberapa tandanya:

  • Cairan bening atau putih dari penis
  • Nyeri saat berkemih
  • Nyeri pada testis
  • Rasa tidak nyaman di uretra

3. Uretritis Non-Gonore (NGU)

Selain gonore, uretritis juga bisa disebabkan oleh bakteri lain seperti Mycoplasma genitalium atau Ureaplasma urealyticum. Keluhan ini bisa menyebabkan:

  • Penis mengeluarkan cairan
  • Sensasi terbakar saat berkemih
  • Gatal pada saluran kencing

4. Infeksi Saluran Kemih

Meskipun lebih jarang terjadi pada pria, infeksi saluran kemih juga bisa menyebabkan keluarnya cairan yang muncul bersamaan dengan demam, nyeri panggul, urine keruh, atau anyang-anyangan.

5. Prostatitis Bakteri

Peradangan pada kelenjar prostat akibat infeksi bakteri, bisa memicu keluarnya cairan dari penis, terutama setelah buang air kecil atau ejakulasi. Gejalanya berupa:

  • Nyeri panggul
  • Sulit buang air kecil
  • Demam
  • Nyeri saat ejakulasi

Gejala Penis Keluar Nanah yang Perlu Anda Waspadai

Selain munculnya cairan dari penis, penderita juga bisa mengalami beberapa gejala seperti berikut:

  • Nyeri atau perih saat buang air kecil
  • Gatal pada lubang penis
  • Penis kemerahan
  • Pembengkakan pada ujung penis
  • Nyeri saat berhubungan intim
  • Nyeri pada testis
  • Demam pada beberapa kasus

Apabila gejala berlangsung lebih dari 24-48 jam, segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar penyebabnya bisa dipastikan melalui pemeriksaan laboratorium.

Bagaimana Dokter Menegakkan Diagnosis?

Dalam praktik klinis, diagnosis tidak hanya dilakukan berdasarkan gejala, tetapi juga melalui pemeriksaan medis, antara lain:

  • Wawancara mengenai riwayat seksual
  • Pemeriksaan fisik organ intim
  • Swab uretra
  • Tes urine
  • Kultur bakteri
  • Pemeriksaan NAAT untuk mendeteksi gonore dan klamidia
  • Tes infeksi menular seksual lainnya bila perlu

Pemeriksaan yang tepat, bisa membantu dokter menentukan penyebab sehingga pengobatan menjadi lebih efektif.

Pengobatan Penis Keluar Nanah

Pengobatan harus disesuaikan dengan penyebabnya. Oleh karena itu, penggunaan antibiotik tanpa pemeriksaan dokter tidak disarankan karena bisa menyebabkan resistensi antibiotik. Secara umum, dokter bisa memberikan:

  • Antibiotik sesuai hasil diagnosis
  • Obat pereda nyeri bila perlu
  • Terapi untuk pasangan seksual apabila penyebabnya adalah infeksi menular seksual
  • Edukasi mengenai hubungan seksual yang aman selama masa pengobatan

Selama proses terapi, pasien dianjurkan menghindari hubungan seksual hingga pengobatan dinyatakan selesai dan infeksi telah sembuh.

Apakah Penis Keluar Nanah Bisa Sembuh?

Ya. Sebagian besar kasus, bisa sembuh bila mendapatkan diagnosis dan pengobatan sedini mungkin. Sebaliknya, jika dibiarkan tanpa terapi, infeksi bisa menyebabkan komplikasi seperti:

  • Epididimitis
  • Prostatitis kronis
  • Penyempitan uretra
  • Gangguan kesuburan
  • Penularan kepada pasangan seksual

Oleh karena itu, jangan menunda pemeriksaan ketika muncul cairan abnormal dari penis dan segera berkonsultasi dengan dokter ahli.

Cara Mencegah Penis Keluar Nanah

Terdapat beberapa langkah yang bisa membantu menurunkan risiko infeksi. Berikut beberapa di antaranya:

1. Menggunakan kondom (pelindung seksual) saat berhubungan seksual

2. Menghindari berganti-ganti pasangan seksual

3. Menjaga kebersihan organ intim dengan baik dan benar

4. Tidak berbagi atau menggunakan sex toys tanpa disterilkan

5. Melakukan pemeriksaan kesehatan seksual secara berkala apabila memiliki faktor risiko

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan kondisi Anda dengan dokter berpengalaman, terutama jika Anda mengalami gejala berikut:

  • Keluar nanah dari penis
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Keluar darah dari penis
  • Demam disertai nyeri testis
  • Gejala tidak membaik setelah beberapa hari

Semakin cepat diagnosis dilakukan, semakin besar peluang penyembuhan dan semakin kecil risiko komplikasi jangka panjang.

Kesimpulan

Penis keluar nanah umumnya merupakan tanda adanya infeksi pada saluran kemih atau infeksi menular seksual seperti gonore dan klamidia.

Kondisi ini tidak sembuh dengan sendirinya atau tanpa penanganan yang tepat. Oleh karena itu, pemeriksaan sejak muncul gejala menjadi langkah terbaik untuk mengetahui penyebab sekaligus menentukan terapi yang sesuai.

Apabila Anda mengalami penis keluar nanah, nyeri saat buang air kecil, atau gejala lain yang mengganggu, jangan menunda pemeriksaan. Klinik Apollo Jakarta hadir dengan konsultasi dokter berpengalaman, pemeriksaan laboratorium akurat, serta terapi yang sesuai dengan hasil diagnosis.

penis keluar nanah 2_3_11zon
Ilustrasi seorang pria yang mengalami penis keluar nanah

FAQ Seputar Penis Keluar Nanah

1. Apakah Penis Keluar Nanah Pasti Gonore?

Tidak selalu. Meskipun gonore (kencing nanah) merupakan penyebab paling umum, penis keluar nanah juga dapat disebabkan oleh klamidia, uretritis non-gonore, infeksi saluran kemih (ISK), prostatitis bakteri, hingga infeksi bakteri lainnya.

Oleh karena itu, pemeriksaan oleh dokter diperlukan untuk memastikan penyebabnya sehingga pengobatan dapat diberikan secara tepat.

2. Apakah Penis Keluar Nanah Bisa Sembuh Sendiri?

Umumnya tidak. Penis keluar nanah merupakan tanda adanya infeksi yang membutuhkan penanganan medis. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, infeksi dapat menyebar, memperparah gejala, serta meningkatkan risiko komplikasi seperti epididimitis, penyempitan uretra, hingga gangguan kesuburan.

3. Apa Warna Nanah pada Gonore?

Nanah akibat gonore biasanya berwarna kuning, hijau, atau putih kekuningan dengan tekstur kental. Cairan tersebut sering keluar dari lubang penis, terutama pada pagi hari atau sebelum buang air kecil.

4. Berapa Lama Gonore Sembuh?

Lama penyembuhan gonore bergantung pada tingkat keparahan infeksi, kondisi kesehatan pasien, dan kepatuhan menjalani pengobatan. Pada sebagian besar kasus, gejala mulai membaik dalam beberapa hari setelah terapi antibiotik yang sesuai. Namun, pasien tetap harus menyelesaikan seluruh pengobatan sesuai anjuran dokter.

5. Apakah Penis Keluar Nanah Berbahaya?

Ya. Penis keluar nanah dapat menjadi tanda infeksi yang memerlukan penanganan segera. Jika tidak diobati, infeksi berpotensi menyebabkan komplikasi seperti epididimitis, prostatitis, infertilitas, penyempitan uretra, hingga meningkatkan risiko penularan infeksi kepada pasangan seksual.

6. Bolehkah Berhubungan Seksual saat Penis Keluar Nanah?

Tidak dianjurkan. Selama masih mengalami gejala atau masih menjalani pengobatan, sebaiknya hindari hubungan seksual karena infeksi dapat menular kepada pasangan. Aktivitas seksual sebaiknya dilakukan kembali setelah dokter memastikan infeksi telah sembuh dan pengobatan selesai.

7. Antibiotik Apa untuk Penis Keluar Nanah?

Jenis antibiotik bergantung pada penyebab infeksinya. Dokter akan menentukan obat berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan, bila diperlukan, pemeriksaan laboratorium. Mengonsumsi antibiotik tanpa resep tidak disarankan karena dapat menyebabkan resistensi antibiotik, membuat infeksi lebih sulit diobati, dan berisiko menutupi penyebab sebenarnya.

8. Apakah Pasangan Juga Harus Diobati?

Ya, apabila penyebab penis keluar nanah adalah infeksi menular seksual seperti gonore atau klamidia, pasangan seksual juga perlu menjalani pemeriksaan dan, jika diperlukan, pengobatan. Hal ini penting untuk mencegah penularan kembali (reinfection) serta menghentikan penyebaran infeksi kepada orang lain.

Baca Juga: Penyebab Gonore pada Pria dan Gejala yang Sering Menyertainya

Pastikan Penyebab Penis Keluar Nanah dengan Pemeriksaan di Klinik Apollo Jakarta

Klinik Apollo Jakarta merupakan layanan kesehatan, yang menyediakan peralatan serta fasilitas medis terbaik untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Dengan bantuan dokter dan tim medis ahli, Anda bisa mengevaluasi kondisi Anda secara menyeluruh dan mengetahui diagnosis dengan akurat.

Selain itu, kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi kapan saja.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis!⇒ [WhatsApp Dokter]

Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat ya!

| | |

Reservasi Online

Anda dapat melakukan Reservasi secara online, tim Klinik Sentosa akan menghubungi Anda dalam waktu maks 1x24 jam ke depan.
Chat Dokter
Klinik kulit dan kelamin terpercaya di Jakarta