Penis Sakit Saat Mengeluarkan Sperma, Apa Penyebabnya?

Penis Sakit Saat Mengeluarkan Sperma 1_1_11zon

Klinik Apollo, Jakarta – Penis sakit saat mengeluarkan sperma merupakan keluhan yang sebaiknya tidak diabaikan, terutama jika terjadi berulang atau disertai gejala lain. Rasa sakit bisa muncul sebelum, saat, maupun setelah ejakulasi dan intensitasnya bisa berbeda pada setiap orang.

Dalam dunia medis, nyeri saat ejakulasi bisa disebut painful ejaculation atau dysorgasmia. Kondisi ini bisa berkaitan dengan gangguan pada prostat, uretra, saluran ejakulasi, infeksi menular seksual (IMS), maupun otot dan saraf di sekitar panggul.

Penyebab Penis Sakit saat Mengeluarkan Sperma

Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa menyebabkan penis atau area sekitar kelamin terasa sakit ketika mengeluarkan sperma, antara lain:

1. Prostatitis

Prostatitis adalah peradangan pada kelenjar prostat. Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri pada penis, panggul, area antara skrotum dan anus, atau perut bagian bawah. Selain nyeri saat ejakulasi, prostatitis juga bisa menyebabkan:

  • Nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil
  • Sering ingin buang air kecil
  • Aliran urine melemah atau terputus-putus
  • Nyeri pada area panggul atau punggung bawah
  • Darah dalam urine atau sperma
  • Demam dan menggigil pada prostatitis bakteri akut

Cleveland Clinic menjelaskan bahwa prostatitis dapat menyebabkan nyeri saat ejakulasi dan gangguan berkemih. Penyebabnya bisa berupa infeksi bakteri, sedangkan sebagian kasus prostatitis kronis atau sindrom nyeri panggul kronis tidak selalu disebabkan oleh bakteri.

2. Uretritis atau Peradangan Saluran Kencing

Uretritis terjadi ketika uretra mengalami peradangan. Infeksi, termasuk infeksi menular seksual, merupakan salah satu penyebab yang umum. Keluhan yang muncul bisa berupa:

  • Penis terasa sakit atau terbakar saat ejakulasi
  • Sakit saat buang air kecil
  • Ujung penis terasa gatal atau iritasi
  • Keluar cairan putih, kuning, atau keruh dari penis
  • Nyeri panggul
  • Darah dalam urine atau sperma

Klamidia dan gonore termasuk IMS, yang bisa menyebabkan uretritis. Oleh karena itu, penis sakit saat mengeluarkan sperma yang disertai cairan dari penis perlu mendapatkan pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebabnya.

3. Infeksi Menular Seksual (IMS)

Beberapa IMS bisa menyebabkan peradangan pada saluran reproduksi dan saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa sakit ketika ejakulasi. IMS yang bisa berkaitan dengan nyeri saat ejakulasi, antara lain:

  • Gonore
  • Klamidia
  • Trikomoniasis
  • Herpes Genital

Tidak semua IMS selalu menimbulkan gejala yang jelas. Pada sebagian pria, infeksi bisa berlangsung dengan gejala ringan atau bahkan tanpa gejala.

Jika nyeri saat mengeluarkan sperma muncul setelah hubungan seksual berisiko, terutama tanpa kondom atau dengan pasangan seksual baru, pemeriksaan IMS bisa membantu menentukan penyebabnya.

4. Gangguan Saluran Ejakulasi

Saluran ejakulasi berperan dalam mengalirkan cairan semen, sebelum keluar melalui uretra. Sumbatan atau gangguan pada saluran ini, bisa menyebabkan nyeri ketika ejakulasi.

Sumbatan saluran ejakulasi bisa berkaitan dengan kondisi seperti kista, batu, atau kelainan pada saluran tersebut.

5. Pembesaran Prostat

Pembesaran prostat jinak atau benign prostatic hyperplasia (BPH) lebih sering terjadi pada pria yang berusia lebih tua. Kondisi ini bisa menimbulkan gangguan berkemih, tetapi pada sebagian pria juga bisa berkaitan dengan nyeri saat atau setelah ejakulasi.

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), gejala masalah prostat dapat mencakup sering buang air kecil, sulit menahan urine, aliran urine lemah, dan pada BPH bisa muncul rasa sakit saat buang air kecil atau setelah ejakulasi.

Gejala yang Bisa Menyertai Penis Sakit saat Ejakulasi

Nyeri saat mengeluarkan sperma, dapat muncul sendiri atau bersama gejala lain. Beberapa keluhan yang perlu Anda perhatikan, antara lain:

  • Penis terasa terbakar atau perih
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Penis mengeluarkan cairan atau nanah
  • Nyeri pada testis atau skrotum
  • Nyeri di area antara skrotum dan anus
  • Sering buang air kecil
  • Darah dalam sperma
  • Darah dalam urine
  • Ereksi terasa sakit
  • Demam atau menggigil

Kombinasi gejala tersebut bisa membantu dokter menentukan pemeriksaan yang diperlukan, untuk mendapatkan diagnosis akurat dan pengobatan yang tepat.

Apakah Penis Sakit saat Mengeluarkan Sperma Berbahaya?

Tidak semua nyeri saat ejakulasi terjadi akibat kondisi serius. Namun, keluhan yang berulang atau semakin berat sebaiknya tidak Anda anggap normal.

Nyeri bisa menjadi tanda adanya infeksi, peradangan prostat, gangguan saluran ejakulasi, IMS, atau masalah lain pada sistem reproduksi dan saluran kemih. Cleveland Clinic menyarankan pemeriksaan medis apabila nyeri saat ejakulasi terasa intens, berulang, atau mulai mengganggu kualitas hidup dan hubungan dengan pasangan.

Bagaimana Dokter Mengetahui Penyebabnya?

Dokter akan menilai keluhan berdasarkan lokasi nyeri, kapan nyeri muncul, riwayat seksual, keluhan saat buang air kecil, serta gejala lain yang menyertai. Pemeriksaan bisa berupa:

  • Wawancara mengenai riwayat kesehatan dan seksual
  • Pemeriksaan fisik
  • Pemeriksaan urine
  • Pemeriksaan darah jika perlu
  • Tes IMS
  • Pemeriksaan cairan dari penis bila terdapat cairan atau nanah
  • Pemeriksaan prostat
  • USG atau pemeriksaan pencitraan tertentu (jika ada sumbatan atau kelainan lain)

Cara Mengatasi Penis Sakit saat Mengeluarkan Sperma

Penanganannya tidak bisa disamakan untuk semua pria, karena bergantung pada penyebabnya. Jika nyeri terjadi akibat infeksi bakteri atau IMS, dokter bisa memberikan pengobatan yang sesuai berdasarkan hasil pemeriksaan.

Sementara itu, masalah prostat, gangguan otot dasar panggul, atau sumbatan saluran ejakulasi bisa membutuhkan penanganan yang berbeda. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:

  • Jangan mengonsumsi antibiotik tanpa pemeriksaan dokter
  • Hindari hubungan seksual sampai penyebab infeksi diketahui jika terdapat dugaan IMS
  • Gunakan kondom untuk membantu menurunkan risiko penularan IMS
  • Segera periksa jika terdapat cairan atau nanah dari penis
  • Perhatikan apakah nyeri terjadi sebelum, saat, atau setelah ejakulasi
  • Konsultasikan keluhan yang terus berulang kepada dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Segera konsultasikan ke dokter berpengalaman seperti di Klinik Apollo Jakarta, apabila penis sakit saat mengeluarkan sperma terjadi berulang atau disertai:

  • Nyeri yang semakin berat
  • Demam dan menggigil
  • Sulit atau tidak bisa buang air kecil
  • Keluar nanah dari penis
  • Darah dalam urine atau sperma
  • Pembengkakan atau nyeri pada testis
  • Riwayat hubungan seksual berisiko
  • Nyeri panggul yang menetap

Khususnya pada prostatitis bakteri akut, gejala bisa berkembang dengan cepat dan muncul demam, menggigil, serta gangguan buang air kecil sehingga membutuhkan evaluasi medis segera.

Penis Sakit Saat Mengeluarkan Sperma 2_2_11zon
Ilustrasi seorang pria yang mengalami penis sakit saat mengeluarkan sperma

FAQ Seputar Penis Sakit saat Mengeluarkan Sperma

1. Kenapa Penis Sakit saat Mengeluarkan Sperma?

Penyebabnya bisa berupa prostatitis, uretritis, IMS, gangguan pada saluran ejakulasi, atau kondisi lain pada sistem reproduksi dan saluran kemih.

2. Apakah Sakit saat Ejakulasi Bisa Karena IMS?

Bisa. Beberapa IMS seperti gonore, klamidia, dan trikomoniasis dapat menyebabkan peradangan pada uretra dan menimbulkan nyeri saat ejakulasi.

3. Apakah Prostatitis Menyebabkan Sakit saat Mengeluarkan Sperma?

Ya. Nyeri saat ejakulasi merupakan salah satu gejala yang bisa terjadi pada prostatitis, terutama jika disertai nyeri panggul atau gangguan saat buang air kecil.

4. Apakah Penis Sakit saat Ejakulasi Bisa Sembuh?

Bisa, tetapi keberhasilan penanganan bergantung pada penyebabnya. Oleh karena itu, dokter perlu mengetahui penyebab terlebih dahulu agar pengobatan bisa diberikan secara tepat.

5. Kapan Sakit saat Mengeluarkan Sperma Perlu Diperiksa?

Sebaiknya diperiksa jika nyeri berulang, semakin berat, atau disertai cairan dari penis, sakit saat buang air kecil, darah dalam sperma atau urine, nyeri testis, demam, maupun riwayat hubungan seksual berisiko.

Baca Juga: Bisakah Obat Prostatitis dari Dokter Sembuhkan Sepenuhnya? Begini Kata Ahli!

Kenali Penyebab Penis Sakit saat Mengeluarkan Sperma di Klinik Apollo Jakarta

Penis sakit saat mengeluarkan sperma, bisa menjadi tanda dari masalah kesehatan yang memerlukan penanganan medis segera.

Namun, jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.

Dokter terbaik kami bisa mengevaluasi kondisi Anda secara menyeluruh, dengan fasilitas dan peralatan medis yang lengkap.

Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi kapan saja.⇒ [Tanya Dokter Kelamin]

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat WhatsApp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis.⇒ [WhatsApp Dokter]

Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

| | |

Reservasi Online

Anda dapat melakukan Reservasi secara online, tim Klinik Sentosa akan menghubungi Anda dalam waktu maks 1x24 jam ke depan.
Chat Dokter
Klinik kulit dan kelamin terpercaya di Jakarta